Realisasi Pembangunan PJU & Perbaikan RTLH Mendominasi

Hasil Reses Anggota DPRD Kota Bogor

DPRD Kota Bogor melaporkan hasil reses kedua anggota DPRD Tahun Sidang 2017 yang telah dilakukan pada 4, 5 dan 6 September 2017 lalu. Kegiatan reses anggota DPRD Kota Bogor tahun ini dilakukan melalui dua tahapan yakni, melakukan dialog secara langsung dengan masyarakat dan meninjau hasil-hasil pembangunan dan lokasi yang perlu dibangun sesuai dengan daerah pemilihan sekaligus dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat. Pada kesempatan reses ini para anggota DPRD Kota Bogor juga sengaja mensosialisasi kinerja DPRD selama satu masa sidang, baik kinerja dalam bidang legislasi, anggaran, pengawasan maupun bidang kelembagaan DPRD. Kedua menginventarisir hasil reses dan mengkaji pokok-pokok masalah serta melaporkan kegiatan reses kepada pimpinan DPRD.

Hasil reses tersebut dilaporkan pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bogor dipimpin Ketua DPRD H.Untung W Maryono, SE. AK, Kamis, 7 September 2017 lalu. Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Sopian, SE. membacakan laporan hasil reses tersebut antara lain mengatakan, bahwa DPRD Kota Bogor telah selesai melewati reses kedua Tahun Sidang 2017 dengan berbagai pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana kerja DPRD Kota Bogor Tahun Sidang 2017, baik program dan kegiatan dalam bidang legislasi, anggaran, pengawasan maupun bidang kelembagaan yang telah dilaksanakan oleh seluruh alat kelengkapan DPRD Kota Bogor sebagaimana telah dilaporkan pada Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor, 31 Agutus 2017 lalu.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Sopian, SE, selanjutnya membacakan secara rinci laporan hasil reses tersebut sesuai Daerah Pemilihan (Dapil). Dapil I Kecamatan Bogor Timur dan Kecamatan Bogor Tengah antara lain bersisi 11 poin masukan umum yang disampaikan warga masyarakat terkait bantuan Pemerintah guna meningkatkan kesejahteraaan warga. Realisasi program pembangunan di wilayah kelurahan-kelurahan Dapil I antara lain pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di 27 lokasi (sebanyak 642 titik). Pembangunan Turap (tembok penahan longsor) tersebar di 8 lokasi masing-masing antara lain 3 titik lokasi di RW V Kelurahan Cibogor Kecamatan Bogor Tengah, dan 1 titik lokasi di RW 1 Kelurahan Baranangsiang Kecamatan Bogor Timur. Pembangunan Jalan Umum di 7 titik lokasi masing-masing 5 titik lokasi di Kelurahan Baranangsiang, satu titik lokasi di Kelurahan Sukasari, satu titik lokasi di Kelurahan Sindangrasa dan satu titik lokasi di Kelurahan Katulampa Bogor Timur.

Selain itu, realisasi pembangunan drainase telah dilaksanakan di 6 titik lokasi yakni antara lain di wilayah RW 2 Kelurahan Cibogor, di RW 9 dan RW 19 Kelurahan Katulampa serta di wilayah RW 9 Kelurahan Sindangrasa Kecamatan Bogor Timur. Sedangkan realisasi Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tercatat sebanyak 160 rumah.

Sementara itu, Dapil II Kecamatan Bogor Selatan sedikitnya ada 4 poin masukan yang disampaikan warga masyarakat khususnya terkait usulan program guna meningkatkan kesejahteraan warga. Sedangkan realisasi pelaksanaan pembangunan fisik di wilayah Dapil II dilaporkan antara lain pembangunan PJU di 5 Lokasi ( 170 titik) tersebar di 5 wilayah kelurahan. Pembangunan perbaikan jalan umum di 11 lokasi, pembangunan tembok penahan tanah di 8 titik lokasi, pembangunan Drainase di 3 titik lokasi masing-masing di Kelurahan Pamoyanan, Batutulis dan Kelurahan Muarasari. Selain itu pembangunan fisik lainnya antara lain perbaikan jemabatan, pipanisasi air bersih, renovasi Pos Yandu, renovasi MCK Musholla dan lainya tersebar dibeberapa wilayah kelurahan di Dapil II Kecamatan Bogor Selatan.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Sopian, SE. selanjutnya melaporkan bahwa di Dapil III Kecamatan Bogor Barat sedikitnya ada 24 poin masukan umum yang disampaiakan Warga masyarakat. Sedangkan realisasi program pembangunan fisik antara lain realisasi perbaikan RTLH sebanyak 56 unit rumah tersebar di sejumlah kelurahan di wilayah Dapil III. Realisasi pembangunan PJU di 25 lokasi ( 456 titik), Pengaspalan Jalan umum di 57 lokasi, pembangunan tembok penahan tanah (Turap) di 7 lokasi dan pembangunan fasilitas umum lainya tersebar di 6 lokasi se wilayah Dapil III. Sementara itu, di wilayah Dapil IV Kecamatan Tanah Sareal, dilaporkan bahwa ada 26 poin masukan dari warga terkait peningkatan kesejahteraan. Sedangbkan realisasi pembangunan fisik dilaporkan antara lain perbaikan jalan umum di 4 lokasi, pembangunan drainase di 2 lokasi, Pembangunan PJU di 4 lokasi dan pembangunan fasilitas umum lainnya ada di 6 lokasi seperti renovasi wisma atlet, renovasi Pos Yandu, pemasangan CCTV di GOR Pajajaran.

Sementara itu, Dapil V Kecamatan Bogor Utara, masukan umum tercatat ada sebanyak 15 poin, realisasi pembangunan fisik antara lain pembangunan jalan umum di 21 lokasi, realisasi pembangunan Draninase di 6 lokasi, Realisasi pembangunan PJU di 16 Lokasi tersebar di 6 wilayah kelurahan se Kecamatan Bogor Utara. Sedangkan realisasi pembangunan fasilitas lainnya tersebar di 12 lokasi antara lain berupa revitalisasi Musholla, pembangunan Pos Yandu, pemasangan Hydrant, renovasi MCK, pembangunan lapangan olah raga dan pembangunan fisik lainnya. ***

print

You may also like...