Menu

Dark Mode
Usai Deepseek, Perusahaan China Ini Kejutkan Industri AI Inggris Terancam Krisis Air Imbas Pembangunan Data Center Komdigi Tetapkan Telkomsel, XLSmart, Indosat Pemenang Lelang Frekuensi Jutaan Satelit Akan Keliling Bumi Seperti Cincin Saturnus, Mimpi Buruk Bagi Astronomi Orang NPD Bisa Dilihat dari Alis Seseorang, Begini Cirinya Ide Tak Biasa, Ilmuwan Usul Matahari Diredupkan untuk Redam El Nino

Kabar Bogor

80 Kasus Narkoba Dibongkar Polresta Bogor Kota

badge-check


					80 Kasus Narkoba Dibongkar Polresta Bogor Kota Perbesar

Sejumlah barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang yang tidak diketahui pemiliknya dimusnahkan jajaran Polresta Bogor Kota Selasa (15/8/2017).

Narkoba tersebut ditemukan di pinggir jalan sejak beberapa bulan yang lalu. Petugas yang melakukan penyelidikan kesulitan menemukan pemilik barang tersebut sehingga barang bukti dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Ulung Sampurna Jaya dalam eksposnya mengatakan barang bukti yang ditemukan di sejumlah lokasi yang berbeda itu antara lain ganja seberat 3,5 kg, sabu 6,22 gram, 2.000 pil jenis eximer dan 4.000 butir pil jenis tryhex serta 5 jerigen minuman keras jenis ciu. “Jadi ada temuan narkotika. Namun tanpa ada pemiliknya. Barang bukti tersebut kemudiab diamankan ke Polres, guna penyelidikan. Namun sejak Januari hingga sekarang, petugas tidak berhasil menemukan pemilik barang itu,” ujar Ulung.

Selain itu, selama beberapa bulan terakhir, jajajarannya berhasil menangkap 125 tersangka kasus narkoba. Para tersangka terlibat dalam kasus narkoba berbagai jenis yang berbeda dengan total kasus sebanyak 80 kasus. Sebagian kasus, lanjut Ulung sudah diserahkan ke kejaksaan untuk disidang.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Agah Sonjaya mengatakan semakin masifnya penindakan jajaran kepolisian terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba membuat ruang gerak para bandar mulai menyempit. Bahkan, sejumlah bandar besar rela merugi dengan meninggalkan narkoba yang akan dijualnya di suatu tempat agar tidak tertangkap.

“Ini salahsatu buktinya. Jadi, mereka melakukan berbagai cara supaya tidak tertangkap. Bahkan dengan meninggalkan barang dagangannya di pinggir jalan,” ujarnya.

Upaya ini juga menjadi cara para bandar agar jaringan mereka sulit dilacak oleh petugas kepolisian. “Transaksi mereka tidak pernah bertemu langsung, selalu jual putus. Hal itu yang sampai sekarang menyulitkan petugas mengungkap bandar besarnya. Meskipun, operasi terus digelar secara masif,” tuturnya.

Deni Hendrayana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Milangkal ke-2, MKBB Santuni Anak Yatim 

18 July 2026 - 12:52 WIB

Jenal Mutaqin Kenalkan Siswa Sesko TNI pada Sejarah dan Kesenian Bogor

15 July 2026 - 08:20 WIB

Lahan Eks Pasar dan Plaza Bogor Difungsikan Sementara Jadi Area Parkir

14 July 2026 - 22:21 WIB

Proyek Trase Baru Jalan Batutulis Bikin Kotor, DPRD Desak Pemkot Konsisten Awasi Kontraktor

13 July 2026 - 22:12 WIB

Dianggap Candu, Meta Diminta Ubah Desain Instagram dan Facebook

13 July 2026 - 15:23 WIB

Trending on Kabar Bogor