Ormas se-Bogor Raya Tolak Perppu Ormas

Paska terbitnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas UU Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Ormas yang diikuti dengan dibubarkannya  ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), sedikitnya 300 orang dari berbagai elemen organisasi kemasyarakatan (Ormas) se-Bogor Raya berunjukrasa di kawasan Tugu Kujang, Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (20/7/2017).

Dalam aksinya peserta demo yang terdiri dari HTI, Front Pembela Islam (FPI), Mahasiswa Muslim Bersama Umat dan Mahasiswa Pembela Islam sepakat  menolak dengan diterbitkannya Perppu Ormas oleh pemerintah.

“Kami menolak terbitnya Perppu Ormas, karena merugikan Ormas. Perppu tersebut adalah alat legitimasi untuk membubarkan Ormas yang tidak sepaham dengan Pemerintah,” tegas Koordinator Aksi Tolak Perppu Aliyudin Dhani kepada wartawan.

Jika ormas yang tidak sejalan dengan pemerintah berpotensi dibubarkan, maka tidak ada kontrol dari masyarakat. Perppu tersebut dianggap dapat memberangus demokrasi.

“Menko Polhukam Wiranto dan Presiden Joko Widodo diharapkan bisa mendengar aspirasi ormas yang menolak Perppu tersebut.

Aksi yang berlangsung tertib dan damai tersebut, ditutup dengan orasi Anggota Fraksi PKS Najamudin dan Fraksi Gerindra DPRD Kota Bogor Riyanti.

reporterpratama

print

You may also like...