8,5 Ton Bawang Putih Diamankan Satgas Pangan Kota Bogor

Sepekan jelang Ramadhan, jajaran Satgas Pangan Kota Bogor yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Condro Sasongko, berhasil membongkar dugaan kartel penimbunan bawang putih, di Kampung Poncol Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, Kamis (18/05/17).

Menurut Condro, satgas pangan Kota Bogor awalnya curiga dengan melambungnya harga bawang putih di pasaran khususnya di pasar tradisional di Kota Bogor yang mencapai Rp 47 ribu perkilogram, padahal harga normalnya Rp 38 ribu perkilogram. Berbekal kecurigaan tersebut, tim melakukan penelusuran dan akhirnya Satgas Pangan menemukan sebuah gudang.

“Kami menindak lanjuti adanya dugaan spekulasi monopoli penampungan dan penimbunan terhadap bahan-bahan pokok menjelang Bulan Puasa tahun ini. Ini langkah prefentif sekaligus represif sebagai perintah Kapolri dalam mengawasi ketersediaan bahan pangan. Di lokasi kami mengamankan satu kontainer yang berisi sekitar 8,5 ton bawang putih,” kata Condro kepada wartawan.

Satgas Pangan lanjutnya, terus melakukan penyelidikan terkait dugaan tersebut, apakah bawang bawang itu akan di distribusikan di pasar atau memang akan ditimbun. “Kami terus melengkapi dokumen dari gudang yang kami temukan. Kami pun telah mengamankan satu kontainer bawang putih yang  diimpor dari China dan Newzeland.  Dugaan awal gudang tempat penyimpanan tersebut juga tidak memiliki izin mendirikan bangunan,” jelasnya.

Bukan itu saja, menurut Condro, pihaknya juga akan menyidiki soal adanya tenaga kerja di bawah umur.

reporterDenyHendrayana

print

You may also like...