Menu

Dark Mode
Donald Trump Ubah Nama AI Jadi SI, Alasannya Tak Terduga Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, PBB Pertemukan Amerika-China Bos Nvidia Blak-blakan, Yakin AI Tak Bisa Musnahkan Manusia Data Center AI Butuh Listrik Jumbo, Dunia Mulai Khawatir Telkomsel Latih Ribuan Guru Kuasai AI Lewat CSR Terpujilah GURU 2026 Wajah Baru BlackBerry Setelah Tak Lagi Jualan HP

Headline

Menteri Pendidikan: MOS Aneh-Aneh, Kepsek Bisa Dirotasi Sampai Dipecat

badge-check


					Menteri Pendidikan: MOS Aneh-Aneh, Kepsek Bisa Dirotasi Sampai Dipecat Perbesar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan melakukan kunjungan langsung Kota Bogor pada hari pertama masuk sekolah, Senin (18/7/2016). Saat berkunjung ke SDN Polisi 1 Kota Bogor, Jalan Paledang, Anies mengingatkan agar hari pertama sekolah bisa dimanfaatkan untuk memberikan kesan belajar yang menyenangkan. Selain itu Anies pun mengingatkan sekolah agar tidak melakukan MOS yang aneh-aneh kepada siswa baru, jika dilanggar sekolah akan dikenakan sanksi. Bahkan Kepala Sekolahnya bisa dirotasi, mutasi,hingga pemecatan.

 Melalui kunjungan ini, Anies ingin memastikan negara hadir  di tengah warga negaranya. “Kita memastikan kalau anak diantar ke sekolah untuk mendapat pendidikan bukan menjadi sasaran atau objek kekerasan dalam MOS,” tuturnya.

Dia mengaku mendapatkan beberapa laporan dari sejumlah wilayah soal MOS. “Ada laporan, tapi sudah kita tindaklanjuti. Kalau sudah ditindaklanjuti, tidak jadi digelar. Makanya laporkan jika ada sekolah yang menggelar MOS aneh-aneh,” kata Anies.

Sanksi tegas, lanjut Anies akan diberikan kepada sekolah yang menggelar MOS yang aneh-aneh. Sanksi diberikan langsung kepada kepala sekolah, baik berupa mutasi, rotasi hingga pemecatan.

Dia juga mengapresiasi para orangtua yang meluangkan waktunya mengantarkan anak di hari pertama sekolah. “Ini bukan sekedar hanya mengantar sampai gerbang, tetapi bertemu langsung dengan guru sehingga terjalin komunikasi yang baik antara guru dengan orangtua,” kata Anies.

Menurut dia, pendidikan adalah kolaborasi antara pendidik di rumah dengan pendidik di sekolah. Oleh karena itu harus ada komunikasi yang baik antara keduanya. Lebih lanjut, Anies menyampaikan agar anak-anak tidak diberi beban yang terlalu berat ketika sekolah. Sebab, belajar seharusnya dilakukan seumur hidup sehingga penting membuat anak senang belajar, bukan hanya soal nilai akhirnya. #Deny hendrayana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline