Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Bogor

Waspadai Inflasi dan Deflasi, Pemkot Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah

badge-check


					Waspadai Inflasi dan Deflasi, Pemkot Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah Perbesar

Memperingati Hari Pangan Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Masjid Al Mutaqin, Bogor Utara, Rabu (16/10/2024).

Berbagai komoditas dihadirkan untuk masyarakat dengan harga yang relatif lebih murah. Gerakan Pangan Murah tahun 2024 dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari.

“Harus diwaspadai inflasi dan deflasi. Inflasi salah, deflasi yang terus-menerus juga tidak baik. Deflasi Kota Bogor sudah lima bulan berturut-turut. Potret indikator dari satu indikator makroekonomi dan mikroekonomi harus kita waspadai karena daya beli yang lesu,” ujar Hery.

Daya beli yang lesu itu, sambung Hery, bisa diidentifikasi oleh dinamika yang berkontribusi pada inflasi dan deflasi tersebut. Jika terjadi secara berturut-turut, maka potret indikatif daya beli tersebut benar terjadi.

“Harus diwaspadai dan harus ada upaya lain. Selama ini, GPM (Gerakan Pangan Murah) untuk menstabilkan harga dalam rangka pengendalian inflasi. Dalam pengendalian deflasi, kita harus punya program-program yang dapat meningkatkan daya beli masyarakat,” tegasnya.

Fenomena ini kemudian harus terus dikomunikasikan dengan instansi vertikal lainnya, terutama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait data yang lebih aktual, untuk kemudian disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui evaluasi kerja.

“Gerakan ini, ujung-ujungnya, kalau dilakukan secara masif, bisa berpengaruh pada stabilitas inflasi kota. Karena kalau inflasi tidak dijaga, dampaknya kemana-mana, yang berkaitan dengan pangan pasti berpengaruh,” kata Hery.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Wina, mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah Serentak di Kota Bogor ini bertujuan untuk menstabilkan harga dan pasokan pangan di Kota Bogor.

Juga sebagai upaya antisipasi, mitigasi, serta pelaksanaan penanggulangan kekurangan pangan, sekaligus upaya mengendalikan inflasi serta melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga.

“GPM ini yang ke-82 diselenggarakan di Kota Bogor. Kami berharap GPM ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan memudahkan akses untuk mendapatkan bahan pangan, tentu dengan harga yang murah,” ujarnya. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Resmi Buka LT III Kota Bogor 2026, Kak Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Sportivitas dan Karakter Penggalang

3 November 2026 - 13:05 WIB

Trending on Kabar Bogor