Menu

Dark Mode
Elon Musk: Era AI SpaceX Bisa Hasilkan Rp8.911 Triliun Tahun 2028 200 BTS Alami Gangguan Akibat Gempa NTT, Pemulihan Dikebut Hewan yang Dikira Punah 66 Juta Tahun Lalu Ditemukan di Indonesia Belajar dari Spanyol, Bekas Tambang Raksasa Disulap Jadi Danau Karyawan OpenAI Mengeluh Kerjanya Makin Berat Gara-gara AI Teori Baru di Balik Karamnya Kapal Batavia Andalan VOC

Kabar Bogor

Tinjau Armada di Kemuning Gading, Pemkot Kaji Alih Fungsi Bus Sekolah

badge-check


					bus sekolah kota bogor. (foto: kominfo) Perbesar

bus sekolah kota bogor. (foto: kominfo)

Kota Bogor-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah melakukan kajian pemanfaatan bus sekolah yang operasionalisasinya belum optimal untuk dijadikan angkutan perintis pada Koridor 3 dan 4.

Menindaklanjuti kajian tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, beserta jajaran, mengecek langsung kondisi bus sekolah yang diparkir di kawasan Kemuning Gading, Senin (30/3/2026).

“Sedang kita kaji, apakah nanti pengelolaannya oleh Dinas Perhubungan atau oleh Perumda Transportasi Pakuan. Ini akan menjadi perintis untuk Koridor 3 dan 4,” ujarnya.

Saat ini, Pemkot Bogor melalui Dinas Perhubungan memiliki empat unit bus sekolah dan empat unit bus wisata Uncal.

bus sekolah. (foto: kominfo)

Dedie Rachim menjelaskan, kondisi unit saat ini dalam keadaan baik dan laik untuk digunakan. Langkah ini juga menjadi terobosan di tengah pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp300 miliar.

“Tentu harus ada terobosan pemanfaatan untuk bus-bus yang selama ini belum optimal operasionalisasinya, terutama agar masyarakat yang belum terjangkau transportasi memadai bisa terlayani. Kita coba manfaatkan untuk Koridor 3 dan 4. Ini masih dalam kajian, karena kita lihat kondisi unitnya,” ucapnya.

Setelah dilakukan pengecekan, pihaknya bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor dan BKAD akan menghitung langkah yang dapat diambil untuk memaksimalkan fungsi sarana transportasi umum.

“Karena pemotongan TKD Rp300 miliar tentu ada komponen pembiayaan yang hilang. Sudah tidak mungkin lagi kita pelihara dari TKD, sehingga harus kita pikirkan. Kalau didiamkan, justru akan rusak. Ini bukan merugikan, tapi justru bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” ujar Dedie Rachim. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik

9 August 2026 - 22:54 WIB

Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan

9 August 2026 - 19:27 WIB

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Trending on Kabar Bogor