Menu ✖

Dark Mode
Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

Kabar Dunia

Tanah 12,5 Ha, Sapi dan Kerbau 33 Ekor, Jadi Mahar Pernikahan

badge-check


					Tanah 12,5 Ha, Sapi dan Kerbau 33 Ekor, Jadi Mahar Pernikahan Perbesar

Mahar merupakan salah satu faktor penting dalam akad nikah. Mahar ini biasa juga disebut sebagai maskawin dalam bahasa Indonesia.

Tujuan utama dari kewajiban pemberian mahar ini ialah untuk menunjukkan kesungguhan niat suami untuk menikahi istri.

Bicara soal mahar, seorang gadis Sulawesi Selatan bernama Irma Dwiyani Iskandar dilamar dengan mahar bernilai mahal bahkan fantastis.

Meski kedua belah pihak sepakat tidak menyebutkan nilainya, namun maharnya ditaksir mencapai hampir Rp13 miliar.

Besaran yang fantastis itu didapat dari mahar berupa tanah seluas 12,5 hektar, ditambah dengan 30 ekor sapi dan tiga ekor kerbau.

Jika dirinci secara hitungan matematis, nilai harga tanah Rp100.000 per meter persegi dikalikan dengan 12,5 hektar. Sehingga nilai mahar tanah atau penuh nikel dalam bahasa daerah Sulsel mencapai Rp12,5 miliar.

Sementara harga seekor sapi ditaksir Rp10 juta per ekor. Jika dikalikan dengan 30 ekor sapi, maka nilai maharnya sebesar Rp300 juta.

Begitu pula dengan tiga ekor kerbau yang harganya ditaksir Rp10 juta per ekor. Jika ditotal nilai, mahar kerbau tersebut mencapai Rp30 juta.

Apabila ditotal seluruhnya, maka nilai mahar atau uang panaik untuk Irma Dwiyani sebanyak Rp12,8 miliar lebih.

Sekadar informasi, Irma Dwiyani sendiri merupakan putri kedua dari Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar. Sementara suaminya adalah Fachry Pahlev, anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi Partai Amanat Nasional.

Fachry juga merupakan putra pertama Bupati Konawe Sulawesi Tenggara, Kery Saiful Konggoasa. Acara lamaran tersebut digelar pada hari Kamis 20 Februari 2020.

Sekertaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Syafruddin Nurdin, mengatakan untuk besaran uang panaik, kedua belah pihak sengaja tidak mengungkapkannya.

” Untuk uang panaik kedua keluarga besar menyepakati untuk tidak disebutkan,” katanya.

Acara lamaran itu juga menetapkan tanggal resepsi pernikahan Irma Dwiyani dan Fachry Pahlev yang akan digelar pada 25 Juni 2020 di salah satu hotel ternama di Makassar.

Sumber: Makassar Terkini

Foto: Instagram Irma Dwiyani Iskan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia