Menu ✖

Dark Mode
Wacana Whoosh Sampai Jatim, Dosen UMY Ingatkan Menkeu Hari Kedua, Asap Masih Mengepul di Trans Home Sleman Akses Sempit Jadi Kendala Damkar Padamkan Trans Home Sleman Sleman Trans Home Sleman Terbakar, Dua Orang Meninggal Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot Terekam Google Earth: Skala Kehancuran Gaza yang Mengguncang Nalar

Headline

Tahap Pertama, 138 Ribu Warga Kota Bogor Siap Divaksin Covid

badge-check


					Wali Kota Bogor Bima Arya mendampingi Presiden Jokowi memeriksa kesiapan Puskesmas Tanah Sareal, jelang pelaksanaan vaksinasi covid. Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden Perbesar

Wali Kota Bogor Bima Arya mendampingi Presiden Jokowi memeriksa kesiapan Puskesmas Tanah Sareal, jelang pelaksanaan vaksinasi covid. Foto: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

Sedikitnya 138.000 warga Kota Bogor diprioritaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mendapat suntikan vaksin Covid-19 gelombang pertama. Demikian dituturkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, usai mendampingi Presiden Jokowi meninjau persiapan pelaksaan vaksin covid 19 di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor, Rabu (18/11/2020).

“138.000 warga tersebut adalah kategori usia produktif dari 18-59 tahun. Sebenarnya di Kota Bogor jumlah usia produktif ada 690.000 jiwa. Namun karena tahap awal vaksinasinya terbatas, difokuskan 20 persen dulu atau sekitar 138.000 orang,” kata Bima Arya.

Presiden Jokowi lanjut Bima, meminta  beberapa hal disempurnakan. “Pak Jokowi menghitung kapasitas per harinya berapa, karena kan ingin cepat. Tadi kami laporkan satu hari bisa 20-40 per titik. Nah, nanti di lihat lagi, dihitung lagi apakah kapasitasnya ditambah, personelnya, dan lain-lain. Jadi ketika vaksin datang, sudah siap, BPOM juga, semua sudah siap,” tambah Bima.


Baca juga: Jelang Vaksinasi Covid, Presiden Jokowi Tinjau Puskesmas Tansa


Menurut Bima, Presiden Jokowi memperkirakan vaksinasi Covid-19 baru akan terealisasi di akhir tahun ini atau di awal tahun 2021. Hal itu lantaran vaksin yang akan digunakan harus melalui sejumlah tahapan yang memakan waktu, antaralain melewati uji klinis dan verifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memperoleh emergency use authorization (EUA).

“Pendistribusian vaksin juga akan membutuhkan waktu. Terkait waktu pelaksanaan, kami masih menunggu instruksi lebih lanjut. Yang pasti Kota Bogor siap melaksanakannya,” katanya.

penulis/editor herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hari Kedua, Asap Masih Mengepul di Trans Home Sleman

2 October 2026 - 12:14 WIB

Akses Sempit Jadi Kendala Damkar Padamkan Trans Home Sleman Sleman

1 October 2026 - 21:16 WIB

Trans Home Sleman Terbakar, Dua Orang Meninggal

1 October 2026 - 19:10 WIB

Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot

1 October 2026 - 15:47 WIB

Raperda Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Fokus Perkuat Pelayanan Publik

30 September 2026 - 12:37 WIB

Trending on Kabar Bogor