Menu ✖

Dark Mode
‎Gilbert Eliezer Sumbang Emas untuk Kabupaten Bogor dari Cabor Renang Pemkot Bogor Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometerologi Basah Soft Tenis Kabupaten Bogor Bidik Dua Emas Nomor Tunggal Putra dan Putri ‎ DPRD Desak Diskominfo Bergerak Cepat, Perangi Judi Online dari Akarnya Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam

Kabar Pendidikan

Sri Mulyani: Tahun Depan Dana Abadi Pendidikan Tembus Rp 175 T

badge-check


					sri mulyani Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Perbesar

sri mulyani Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Bogor – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan dana abadi di bidang pendidikan Indonesia akan menembus Rp 175 triliun pada tahun depan. Dana tersebut dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan terus bertambah setiap tahunnya.

“(Dana abadi di bidang pendidikan) Rp 154,11 triliun, kalau tahun ini ditambah another twenty triliun akan menjadi Rp 175 triliun. Next year kemarin kita juga akan menambahkan lagi,” kata Sri Mulyani dalam acara Konvensi Sains, Teknologi dan Industri Indonesia, Kamis (7/8/2025).

Dari total dana abadi saat ini sebesar Rp 154,11 triliun, terdiri dari dana abadi pendidikan sebesar Rp 126,12 triliun, dana abadi penelitian Rp 12,99 triliun, dana abadi perguruan tinggi Rp 10 triliun, dan dana abadi kebudayaan Rp 5 triliun.

“Dengan dana abadi tersebut, 670 ribu anak-anak Indonesia telah menerima manfaat, 92 ribu menerima manfaat dalam bentuk beasiswa gelar, 55.586 alumni (LPDP) dan 578 ribu penerima beasiswa non degree,” paparnya.

Sri Mulyani menyebut para alumni LPDP banyak yang lulus dari kampus terbaik dunia. “24 alumni LPDP dari MIT, 63 alumni dari University of Oxford, 96 alumni dari Harvard University, 72 alumni dari University of Cambridge, 20 alumni dari Stanford, 308 dari Imperial College London. From zero to 3.363,” katanya.

Ke depan, dia berharap lebih banyak masyarakat Indonesia yang mendapatkan akses pendidikan bermutu melalui dana abadi LPDP. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno akan menentukan arah kebijakan pendidikan, termasuk daftar sekolah dan bidang studi prioritas bagi peserta LPDP.

“Dan bidang apa, saya rasa itu adalah policy dari setiap pemangku kepentingan. Kami yang mengelola dananya supaya bisa sesuai dengan kepentingan dari masing-masing sektor. Jadi ini masih akan banyak lagi puluhan ribu yang akan follow your steps. Kalau bapak stepnya berhenti, ya Republik berhenti,” tegasnya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

16 Tahun Menjadi Guru, Kini Siti Nurma Menyemai Harapan di Sekolah Rakyat

2 November 2026 - 14:46 WIB

Pelajar Sekolah Rakyat 3 Tunjukkan Perkembangan Akademis

2 November 2026 - 13:52 WIB

Dosen Sains Komunikasi FISIP Unida Dorong Pelaku Usaha Desa Susun Strategi Komunikasi Berbasis Keunggulan Produk dan AI

29 October 2026 - 19:14 WIB

i-Aluspat dan JGI Gelar Edukasi Jaga Ginjal Sejak Remaja

21 October 2026 - 12:01 WIB

Inspiratif! 47 Lansia Murangan Sleman Ikuti Diwisuda

19 October 2026 - 22:41 WIB

Trending on Kabar Pendidikan