Menu

Dark Mode
Trase Baru Batutulis Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Oktober Pemkot Bogor Siapkan Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Rawan Banjir Pakar Peringatkan Wabah Ebola di Afrika Bisa Jadi Mimpi Buruk Teknologi Kabel Laut Baru Ini Bikin Internet RI Makin Ngebut, Kapasitas Tembus 1 Tbps Kenapa T-Rex Tangannya Pendek? Ini Penjelasan Ilmiahnya Mencuci Pakaian dengan Dibalik, Sebenarnya Perlu Nggak Sih?

Headline

Sekda Akui Sistem Drainase Kota Bogor Buruk

badge-check
image

Banjir melanda sejumlah titik di Kota Bogor #deni hendrayana

Meski Kota Bogor dijuluki kota hujan, namun ternyata Kota Bogor belum memiliki rencana induk sistem drainase sehingga selalu dihantui banjir. Rencana induk drainase pun baru dibuat tahun ini dan selesai tahun depan.

Sekda Kota Bogor Ade Sarif Hidayat mengakui jika Kota Bogor memang tidak disiapkan dengan sistem drainase yang baik. Apalagi, sejak dulu Kota Bogor tidak dipersiapkan sebagai kota besar seperti sekarang. Oleh karena itu, upaya penyodetan di sejumlah titik pun dinilai Ade tidak akan berhasil mengendalikan banjir karena belum ada rencana induk drainase.

“Dibuat sodetan di sana sini, tetap saja meluap karena sistem drainasenya buruk,” kata Ade. Padahal, tahun 2016 nanti, Pemkot Bogor memprioritaskan perbaikan drainase. Namun, karena belum memiliki rencana induk, Pemkot Bogor pun masih belum bisa memastikan anggaran perbaikan drainase.

“Soal anggaran baru bisa diketahui setelah masterplan drainase itu rampung. Nanti disesuaikan,” kata Ade.

Beberapa wilayah yang menjadi prioritas penanganan drainase misalnya di Bogor Utara terutama di Tanah Baru, Jalan Sholeh Iskandar hingga Jalan Abdullah bin Nuh, serta Taman Sari Persada.

Menurut Ade, Kota Bogor mendapatkan dana alokasi khusus dari pemerintah pusat hingga puluhan miliar, tetapi untuk perbaikan saluran irigasi. Padahal, saluran irigasi di Kota Bogor tinggal sedikit karena areal persawahan yang semakin beralih fungsi menjadi perumahan dan industri jasa.

“Akibatnya, DAK yang sampai puluhan miliar itu hanya terserap Rp 9 miliar setiap tahunnya. Padahal, seandainya bisa digunakan untuk drainase tentu akan lebih bermanfaat,” ujarnya. Oleh karena itu, Pemkot Bogor akan berkonsultasi dulu agar DAK itu bisa digunakan untuk drainase. (Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Prabowo Resmikan Museum Marsinah

16 May 2026 - 11:32 WIB

Pengerjaan Trase Baru Batutulis Segera Dimulai, Malam Ini Alat Berat Masuk

15 May 2026 - 21:32 WIB

Gerakan RT/RW dan Rumah Ibadah Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

12 May 2026 - 11:17 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Geber Sosialisasi 3 Program

11 May 2026 - 21:30 WIB

Dukung Indonesia ASRI, PWI Kota Bogor Bareng Kemendagri dan Pemkot Bogor Bebersih Situ Gede

8 May 2026 - 15:18 WIB

Trending on Headline