Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Lifestyle

Di Mana Letak Kota Bizantium yang Hilang?

badge-check


					Ilustrasil Penemuan kota Bizantium di Oasis Dakhla, Mesir, menawarkan 
wawasan baru tentang kehidupan abad ke-4 dan ke-5 M. (Foto: 
REUTERS/Amir Cohen)
Perbesar

Ilustrasil Penemuan kota Bizantium di Oasis Dakhla, Mesir, menawarkan wawasan baru tentang kehidupan abad ke-4 dan ke-5 M. (Foto: REUTERS/Amir Cohen)

Sebuah kota era Bizantium yang telah lama hilang kini ditemukan kembali di Oasis Dakhla, Mesir. Lokasi persisnya berada di situs arkeologi Ain Al-Sabil, New Valley Governorate, kawasan Gurun Barat Mesir.

Penggalian di titik tersebut dilakukan oleh misi dari Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mesir. Temuan ini menawarkan wawasan baru soal kehidupan perkotaan di Mesir selama abad ke-4 dan ke-5 Masehi.

Arkeolog menemukan jaringan jalan yang terorganisir, sebuah basilika Kristen, dua menara pengawas, struktur benteng, dan banyak rumah dari batu bata lumpur di lokasi tersebut.

Menurut mereka, kota dibangun di sekitar jalan-jalan lebar utara-selatan yang berpotongan dengan jalan-jalan timur-barat sehingga menciptakan ruang publik terbuka.

Pusat kota ini berupa basilika Kristen abad ke-4 yang menghadap salah satu jalan utama.

Tak hanya itu, para peneliti juga menemukan infrastruktur domestik seperti oven roti, dapur, dan instalasi penggilingan biji-bijian di area pemukiman ini. Sebuah bangunan paling menonjol adalah rumah seorang pendeta bernama Tisos dan rumah Tabibos.

Lebih lanjut, salah satu temuan terpenting dari lokasi ini adalah hampir 200 ostraca atau pecahan tembikar yang digunakan sebagai media tulis. Pada ostraca tertulis aksara Koptik dan Yunani.

Teks-teks tersebut menunjukkan transaksi bisnis, kontrak komersial, juga korespondensi pribadi.

Semua teks ini memberikan bukti langka soal organisasi ekonomi dan sosial kota tersebut.

Arkeolog juga menemukan koleksi besar koin perunggu yang terawat baik dengan potret kaisar Bizantium dan koin emas dari masa pemerintahan Constantius II di situs yang sama.

Temuan-temuan tersebut memberikan petunjuk kronologi pendudukan situs.

Dikutip dari Heritage Daily, Dewan Tertinggi Kepurbakalaan berkata penemuan ini mewakili salah satu pemukiman Bizantium paling signifikan yang ditemukan di Gurun Barat Mesir, sekaligus bukti kehidupan di Oasis Dakhla.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia

7 August 2026 - 15:13 WIB

Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir

7 August 2026 - 15:08 WIB

Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI

7 August 2026 - 15:00 WIB

Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya

7 August 2026 - 14:57 WIB

Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta

7 August 2026 - 14:53 WIB

Trending on Kabar Lifestyle