Menu

Dark Mode
Peduli Korban Bencana, PEKA PWI Kota Bogor Bareng Baznas Buka Donasi TNI dan Warga Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Kecamatan di Sukabumi Daftar Pemenang Apple App Store Awards 2025: Pokemon TCG Pocket – Strava iPhone Air Produk Gagal, Brand China Batalkan Proyek HP Tipis Bos Xiaomi Peringatkan Harga HP Naik Tahun Depan, Ini Penyebabnya Xiaomi Kabarnya Susul Huawei dan Samsung Luncurkan HP Lipat Tiga

Kabar Politik

Rudy Jaro Siap Entaskan Masalah Sampah

badge-check


					Rudy Jaro Siap Entaskan Masalah Sampah Perbesar

Sampah menjadi permasalahan hampir disemua pemerintah daerah, begitupula dengan Kabupaten Bogor. Hampir di semua wilayah masyarakat mengeluhkan sampah yang belum bisa dikendalikan pemerintah secara optimal. Hal ini menjadi perhatian calon Bupati Bogor Rudy Susmanto dan wakilnya Jaro Ade, yang langsung meninjau pengelolaan sampah di TPPAS Lulut Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kamis (10/10/2024).

“Setiap kami keliling, hampir semua wilayah di Kabupaten Bogor, masyarakatnya mengeluhkan soal sampah. Atas Arahan calon bupati Bogor, Rudy Susmanto, saya meninjau langsung pengelolaan sampah di TPPAS Lulut Nambo,” ujar calon wakil bupati Bogor, Jaro Ade.

Jaro menambahkan, sejalan dengan program pemerintah pusat, visi misi pasangan nomor urut 1, Rudy Susmanto – Jaro Ade salah satunya mengentaskan persoalan sampah di Kabupaten Bogor. Keberadaan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo yang dikelola PT. Jabar Bersih Lestari (JBL), menurut Jaro Ade merupakan sebuah solusi penanganan sampah, namun belum bisa menyelesaikan sampah di Kabupaten Bogor.

“Saya apresiasi adanya PT JBL ini, hanya saja mungkin saat ini kapasitas mesin untuk pengelolaan sampahnya baru mampu 50 ton saja. Kedepan jika pak Rudy Susmanto dan saya Jaro Ade terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Bogor, kapasitasnya harus lebih ditingkatkan,” kata Jaro Ade

PT. JBL merupakan salah satu perusahaan milik BUMN yang konsen mengelola sampah di TPPAS Regional Jawa Barat yang berada di Lulut Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Saat ini, JBL sudah teken kontrak MoU dengan Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok bahkan Kota Tangerang Selatan.

“Luas lahan di TPPAS Lulut Nambo ini puluhan hektar, dan saya kira kerjasama ini tidak hanya lintas Jawa Barat saja, bisa juga dengan Provinsi Banten dan bahkan Daerah Istimewa Jakarta (DKJ). Dan yang lebih penting adalah menambahkan jumlah kapasitasnya, karena jumlah sampah di Kabupaten Bogor baru 20 ton yang bisa diakomodir TPPAS Lulut Nambo ini,” tutur Jaro Ade.

Jaro Ade mengatakan, TPPAS Lulut Nambo merupakan proyek strategis nasional untuk penanggulangan persoalan sampah lintas Provinsi. Tentunya, perlu dukungan dan kerjasama antara kota kabupaten dan provinsi.

“Karena ini lintas kota/ kabupaten bahkan lintas provinsi, kedepan para kepala daerah baik tingkat kota/ kabupaten dan bahkan beberapa gubernur seperti, gubernur Jabar, Gubernur Banten dan DKJ harus duduk bersama mencari solusi soal sampah ini, karena sampah dari DKJ, Bekasi, Tangerang masuk ke Kabupaten Bogor,” katanya. TMJ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

DPRD Kota Bogor Setujui Perpanjangan Kerjasama TPAS Galuga

2 December 2025 - 07:53 WIB

Bentuk Raperda Penyelenggaraan Pasar, DPRD Kota Bogor Libatkan Masyarakat Dalam Penyusunan Aturan

2 December 2025 - 06:35 WIB

Targetkan Pelayanan Pemerintah Yang Optimal, Adityawarman Taruh Harapan Kepada 3.868 PPPK Paruh Waktu

1 December 2025 - 08:00 WIB

Fraksi PKS Kota Bogor Bantu Alkes dan Obat-Obatan ke RSUD Kota Bogor

27 November 2025 - 21:42 WIB

Adityawarman Apresiasi Guru dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Bogor

25 November 2025 - 08:13 WIB

Trending on Kabar Politik