Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Kabar Bogor

R3 Kembali Memanas, Sidang Perdana Gugatan tak Dihadiri Pemkot Bogor

badge-check


					R3 Kembali Memanas, Sidang Perdana Gugatan tak Dihadiri Pemkot Bogor Perbesar

Pemblokiran jalan Regional Ring Road (R3) beberapa waktu berhasil dibuka setelah ada kesepakatan antara Pemkot Bogor dan pemilik lahan (H. Salim Abdullah atau H.Aab ). Sayangnya proses tersebut tak berjalan mulus. Kemarin, pemilik lahan Hj. Siti Khodijah dengan kuasa H. Salim Abdullah atau H.Aab mengikuti sidang perdana gugatan terhadap Pemkot Bogor.
Namun pada sidang pertama ini pihak tergugat Pemkot Bogor tidak hadir, sehingga proses mediasi dijadwal ulang pada Rabu (30/5/2018). Kuasa Hukum pemilik lahan Aldo M Naiggolan mengatakan, proses ini dilakukan karena sudah berlarut- larut belum terwujud diluar jalur pengadilan.
“Karena saat ini serahkan kepada proses hukum bagaimana prosesnya ganti rugi lahan. Karena sejauh ini Pemkot Bogor belum bisa merealisasikan janji dahulu yang pernah terucap saat pembukaan jalan R3,” ungkapnya pada Rabu (23/5) sore.
Aldo melanjutkan, sidang pertama ini merupakan pengecekan identitas penggugat dan tergugat dilanjutkan dengan proses mediasi. Pihaknya sudah dari pagi hari menunggu Pemkot Bogor, tapi tak kunjung datang.
“Kami kuasa hukum penggugat yaitu pihak H. Siti Khadijah, kecewa karena pihak Pemkot Bogor tidak hadir. Akan dijadwalkan kembali satu Minggu dari hari ini, jam yang sama pukul 09.00 WIB dengan agenda mediasi,” tambahnya.
Aldo juga mengatakan, lahan yang belum diganti rugi seluas 1.987 meter persegi, tetapi diawal sudah ada kesepakatan ruislag dan tidak dibayar dengan uang tetapi tukar guling lahan.
“Saat proses ke pengadilan tidak menutup kemungkinan bisa dibayar dengan uang ganti rugi. Kesepakan antara para pihak saja nantinya saat mediasi, kalau berlanjut kita tunggu hasil sidang,” terangnya.
Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengatakan, mudah-mudahan Jalan R3 tidak diblokir lagi, Sekda Kota Bogor komunikasi terus dengan pemilik lahan. Saat ini ada proses hukum, kuasa gugatan sudah ditandatangani dirinya kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor.
“Baru tadi di kuasakan ke Kejari Kota Bogor. Opsi yang sudah disepakati kekurangan sisa bayar dan ruislag, nah untuk ruislag prosesnya tanya sekda. Perkembangan minggu ini akan akses konsinyasi DJKN setelah itu proses sertifikasi,” pungkasnya.
reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kemenko Kumham Imipas Apresiasi Capaian Reformasi Hukum di Kota Bogor

5 November 2026 - 14:41 WIB

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Trending on Kabar Bogor