Puncak HPN, Pengurus PWI Kota Bogor Resmi Dilantik

pwi kota bogor

Pengurus PWI Kota Bogor periode 2021-2024 resmi dilantik Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat di acara Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Kota Bogor tahun 2022  di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Kamis (24/02/2022).

Pelantikan pengurus PWI Kota Bogor Periode 2021 – 2024 disaksikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Ketua DPRD Kota Bogor, Wakil ketua DPRD Kota Bogor Dadang Danubrata, Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira,  Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakir, Ketua Kadin Kota Bogor  Almer Faiq , Ketua KNPI Kota Bogor Sapta dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Bogor lainnya.

Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat mengatakan, setelah dilantik dan disumpah para pengurus PWI Kota Bogor harus menjalankan fungsi dan tugas secara profesional.

“Sekarang pers dan profesi wartawan itu pada titik-titik tertentu sudah dikritik, pertama sejauh mana tingkat profesionalitas wartawan itu, jadi selama Anda berprilaku seperti konten kreator, karena profesi wartawan itu memiliki etika yang salahsatunya adalah kode etik jurnalistik, kita juga ada banyak aturan yang mengatur diantaranya adalah undang-undang pers, selama Anda menjalankan itu saya yakin Anda bisa profesional, nah kita juga sempat dikritik pers itu terasa abai dalam beberapa isu,” katanya.

Salah satu kritik yang disampaikan kepada wartawan, lanjut Hilman, adalah lemahnya media terhadap isu lingkungan, kurangnya tulisan yang ramah terhadap disabilitas dan terhadap kebudayaan.

“Saya berharap banyak teman-teman pers jurnalis di sini, mulai berpikir ulang lagi kalau pers bukan konten kreator,  Anda itu jurnalis, jurnalis itu punya tanggung jawab bukan hanya sekedar mengejar klik tapi juga tanggung jawab yang lebih besar,” ujarnya.

Hilman juga berharap PWI Kota Bogor bisa saling bahu-membahu, membantu dan bersinergi untuk kepentingan masyarakat seperti semangat dalam Mars PWI. Di kesempatan ini, ia juga mengingatkan tentang semangat jurnalistik untuk menjaga fungsi dan tugas jurnalistik.

“Karena kalau pers tidak bisa mengkritik memberikan masukan itu bukan fungsi pers,” katanya.

Sementara Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menyampaikan saat ia melihat pelantikan pengurus PWI di ruang Paripurna yang sakral teringat pada 2019 lalu yang juga dilantik di tempat yang sama sebagai Ketua DPRD bersama anggota DPRD.

Atang juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas peringatan HPN yang dipusatkan di gedung DPRD Kota Bogor.

“Kegiatan puncak HPN yang dipilih oleh PWI memiliki arti yang cukup dalam, pameran foto lomba foto, lomba video dan juga kesenian sunda, pameran foto untuk mengingatkan kita bahwa kita sudah melewati berbagai upaya masa sulit masa berat di tengah pandemi,” ujarnya.

Disamping itu, Atang mengapresiasi kegiatan lelang foto dalam pameran foto yang nantinya hasil dari lelang tersebut digunakan untuk kegiatan amal dan kemanusiaan.

Dalam kesempatan ini, Atang juga menceritakan bahwa ia sering diingatkan oleh jurnalis ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan dan ada program yang perlu disempurnakan. Dengan begitu, Atang mengakui bahwa ia harus lebih bangun pagi untuk terus menjawab permasalahan masyarakat.

Senada dengan Ketua DPRD Kota Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan bahwa pelantikan pengurus PWI dilakukan di tempat yang sakral atau ruang paripurna DPRD Kota Bogor.

“Ruangan ini tuh sakral, di sini nasib warga diputuskan, kalau di balaikota cuma direncanakan, cuma dibahas dan dikoordinasikan, tapi diputuskan di sini (ruang paripurna). Dan wartawan itu mulia, karena dilantik juga di sini,” kata Bima.

Penulis Yudi Budiman

Editor Aldho Herman

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *