Prokes Jadi Kunci, Pemkot Bogor Tambah Tempat Isolasi

Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy ratio/BOR) di seluruh rumah sakit di Kota Bogor menyentuh angka 83,8 persen. Lebih tinggi dari ambang batas WHO sebesar 60 persen. Ini akibar terus meningkatnya kasus covid di Kota Bogor. mengantisipasi hal tersebut Satgas Covid-19 Kota Bogor menambah pusat isolasi.

“Saat ini hampir seluruh Rumah Sakit penuh. Satgas Covid-19 Kota Bogor bergerak cepat menambah tempat isolasi. Hari ini saya berkeliling untuk cek kesiapan semua lokasi. Ada 14 pusat isolasi untuk pasien Covid-19, baik di tingkat kota hingga tingkat wilayah yang berbasis masyarakat dengan total kapasitas 560 tempat tidur,” Kata Wali Kota  Bima Arya.

Pusat isolasi tersebut antara lain di Pusdiklatwas BPKP Ciawi (100 bed), Asrama IPB Dramaga ( 184 bed), Wisma BNN Lido (100 bed), Aula Kantor Kelurahan Situgede (20 bed), Villa Hude Kelurahan Curug (30 bed), Ruang Serbaguna RW 10 Kelurahan Tegal Gundil (10 bed), Aula Munasa Kelurahan Cimahpar (20 bed).


Baca juga: Bima Arya: KADIN Harus Bisa Sinergi dengan Pemkot Bogor


Lalu ada juga di Gedung BLK Bogor Selatan (12 bed), Gedung Terminal Agribisnis Bogor Selatan (14 bed), Wisma Kelurahan Sempur (10 bed), Madrasah Kelurahan Sindangrasa (25 bed), Aula Kantor Kelurahan Baranangsiang (15 bed), Aula Kantor Kelurahan Sukasari (10 bed), dan Aula Kantor Kelurahan Katulampa (10 bed).

“Bagi pasien terkonfirmasi Covid-19  tanpa gejala dan gejala ringan yang membutuhkan ruang isolasi tersebut dapat menghubungi Puskesmas terdekat di wilayah masing-masing. Bersama saling menjaga. Insya Allah kita lewati masa sulit ini bersama-sama,” pungkas Bima.

Penulis Pratama

Editor Herman

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *