Program Rutilahu Belum Merata

PROGRAM pemberdayaan masyarakat miskin di Kabupaten Bogor, ternyata belum sepenuhnya dirasakan warga. Hal tersebut terungkap lantaran   sampai sekarang masih banyak warga yang hidup di bawah garis kemiskinan, salah satunya yang ada di Desa Leuwinutug Kecamatan Citeureup kab. Bogor, ratusan rumah di wilayah tersebut dalam kondisi yang memprihatinkan dan belum tersentuh bantuan.Salah satunya  rumah milik Isnatun (45) , warga Kampung Sawah RT 3/3 itu hidup bersama tiga anaknya di rumah yang kondisinya sudah sangat menghawatirkan, bahkan mengancam keselamatannya.

“Tiap hari dihantui perasaan was-was, kalau hujan angin takut roboh dan nimpa saya dan anak anak saya,” ujar Isnatun (45) kepada kabaronline.

Menurutnya biaya untuk perbaikan rumahnya dinilai sangat tinggi, padahal  untuk mencukupi kebutuhan ekonominya Isnatun hanya mengandalkan dari penghasilannya sebagai tukang cuci. Ironisnya meski sudah bertahun tahun kondisi rumahnya sudah sangat mengkhawatirkan,  namun hingga kini tak pernah mendapatkankan bantuan apapun dari pemerintah, termasuk bantuan rutilahu.

“Sudah empat tahun kondisi rumah saya mau roboh, saya sudah lapor ke RT katanya   harus ada surat tanah,”keluhnya.

Kepala urusan ekonomi dan pembangunan Desa Leuwinutug Haerani menjelaskan, jika rutilahu milik Isnatun kemungkinan sudah ada   datanya di Desa, namun untuk realisasi perbaikan pihaknya belum bisa menjelaskannya.

“Kita sudah data jumlah rutilahu, dan untuk rumah Isnatun kemungkinan tahun depan, karena tahun ini DesaLeuwinutug tidak mendapat giliran bantuan dari pemda,” jelasnya.

Di desa leuwinutug berdasarkan data base   ada 119 rutilahu yang belum mendapat bantuan. AS

print

You may also like...