Menu

Dark Mode
Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lebih Dekat untuk Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan Pekerja PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN 2 Sukaraja Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026 Dedie Rachim Bersama DPRD Kota Bogor Serahkan Ijazah bagi Pelajar Prasejahtera ​DPRD Kota Bogor Dukung Inovasi Digitalisasi Adminduk di Gebyar Dukcapil Family Fest 2026 YKI Kota Bogor Gaungkan Kepedulian Bersama dan Rencana Pembangunan Rumah Sahabat Kanker

Kabar Lifestyle

Pramugari Digigit Penumpang Saat Penerbangan, Pesawat Mendarat Darurat

badge-check


					Ilustrasi pesawat maskapai asal Australia, Qantas. (Foto: AFP Photo/Peter Parks) Perbesar

Ilustrasi pesawat maskapai asal Australia, Qantas. (Foto: AFP Photo/Peter Parks)

Maskapai penerbangan asal Australia, Qantas, terpaksa mengalihkan rute penerbangan internasionalnya yang menuju Amerika Serikat (AS) menyusul aksi brutal seorang penumpang pria yang mengamuk hingga menggigit pramugari di udara.

Insiden kekerasan tersebut terjadi pada Jumat (15/5) dalam penerbangan Qantas yang lepas landas dari Melbourne dengan tujuan Dallas, AS.

Akibat situasi kabin yang tidak kondusif, pilot terpaksa melakukan pendaratan darurat di Papeete, ibu kota Polinesia Prancis.

Berdasarkan laporan media nasional Australia ABC, keonaran penumpang itu dimulai saat pesawat tengah mengudara melintasi Samudra Pasifik.

Pria yang bertindak agresif tersebut sempat diringkus dan ditahan oleh sesama penumpang lain yang berada di dekatnya agar tidak membahayakan seisi pesawat.

Namun, sebelum berhasil dilumpuhkan sepenuhnya, pria tersebut dilaporkan sempat menggigit salah satu anggota kru kabin Qantas yang sedang bertugas.

Begitu pesawat menyentuh landasan pacu di Papeete, otoritas kepolisian setempat langsung naik ke atas pesawat untuk mengamankan dan menahan pelaku guna proses hukum lebih lanjut.

Pihak Qantas langsung mengambil tindakan disipliner yang sangat tegas terhadap pelaku berupa sanksi no-fly ban (pencabutan hak terbang) secara permanen.

“Keselamatan pelanggan dan kru kami adalah prioritas nomor satu. Kami menerapkan toleransi nol terhadap perilaku disruptif atau mengancam dalam penerbangan kami,” tegas juru bicara Qantas dalam pernyataan resminya pada Minggu (17/5), seperti dilansir The Sraits Times.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini

27 August 2026 - 13:23 WIB

Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China

27 August 2026 - 13:19 WIB

Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal

27 August 2026 - 13:15 WIB

Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei

27 August 2026 - 13:11 WIB

Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

27 August 2026 - 13:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle