Petugas Keamanan Blok F Trade Center Bekuk Pencuri Baju Muslim

Kesigapan tim keamanan blok F Trade Center  Pasar Kebon Kembang Bogor patut diacungi jempol. Tim berhasil meringkus komplotan penguntil baju muslim saat beraksi di lantai dasar blok F Trade Center pada Jum’at (30/4/2021) siang.

Tak tanggung, dalam aksinya mereka berhasil mencuri  17 baju muslim yang ditemukan petugas  di dalam rok salah satu pelaku.

Diketahui kejadian ini bukan yang pertama kali, sebelumnya petugas kemanan juga berhasil meringkus seorang penguntil di toko busana. Setelah sebelumnya terpantau di CCTV yang terpasang di setiap sudut pasar modern ini.

Project Manager PT Mulyagiri selaku pembangun blok F Trade Center, Yayat Sudrajat mengatakan, tim keamanan di bawah PT. Mulyagiri dan Perumda Pasar Tirta Pakuan (PPJ) Kota Bogor menangkap komplotan pelaku pada pukul 12.30 WIB siang.

“Ini berkat kesigapan tim kemanan. Karena petugas keamanan yang khusus di lantai dasar ada empat dengan dua shift. Untuk lantai 3 karena sudah ada kantor, dua shift. Kami sediakan petugas keamanan sesuai keperluan yang ada, kalau sudah semua terisi pastinya disetiap lantai,” ungkap Yayat kepada wartawan pada Jum’at (30/4/2021) siang.

Yayat melanjutkan, selain memasukan ke dalam rok, pelaku juga sudah mempersiapkan kantong keresek besar sebagai tempat baju hasil aksi mereka.

“Kali ini juga, kami dibantu Kepala Urusan (Kaur) ops blok F Trade Center Perumda PPJ Kota Bogor. Kami juga ada 24 titik CCTV yang mengawasi kondisi situasi blok F. Kami juga berharap kepada petugas kemanan harus meningkat kan kewaspadaan, karena pengunjung sudah mulai naik hingga kisaran 4.000 pengunjung perhari. Diketahui dalam satu Minggu rata-rata pengunjung blok F Trade Center berjumlah 3.000 ke atas,” tuturnya.

Yayat menegaskan, petugas keamanan blok F Trade Center, bukan hanya mengingatkan masyarakat menerapkan Prokes tapi siap menindak penguntil dan copet juga. Langkah selanjutnya untuk menimbulkan efek jera terhadap pelaku.

“Identitas pelaku dalam pengakuannya bernama M dan N dengan usia diperkirakan di atas 50 tahun,” tegasnya.

Sementara itu, Kaur OPS blok F Trade Center, Ajie menjelaskan, awalnya ada laporan dari pedagang bahwa ada ibu-ibu mencurigakan dari cara berjalannya. Saat didekati salah satu pelaku malah lari kearah keluar dan akhirnya tertangkap.

“Saat tertangkap didapati ada 17 baju muslim yang dimasukan di dalam rok. Diketahui baju muslim dari satu toko yang bernama toko Langganan. Pelaku saat akan ditangkap security, hendak lari ke blok B. Kemudian kedua pelaku diamankan di sini,” tuturnya.

Ajie menjelaskan, akan tetapi setelah ditangkap dan diamankan, pihak pemilik toko ingin diselesaikan secara kekeluargaan. Dengan catatan harus dibeli barangnya dengan total Rp1,7 juta. Pemilik toko masih memberikan toleransi dibulan Ramadan ini, sehingga tidak perlu dibawa ke pihak berwajib,

“Pelaku harus bayar apapun barang yang diambil. Pengakuan pelaku dari Tanjung Priok, suami salah satu pelaku tengah menuju ke arah ke sini. Kami juga akan membuat efek jera, dengan akan ditempel foto pelaku penguntil disemua titik blok F agar waspada,” bebernya.

Direktur Umum Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin menambahkan, keamanan di blok F sudah baik sekali, karena tenaga yang dijadikan kemanan merupakan yang siap. Selain itu gedung dilengkapi CCTV, ini menjadi jaminan keamanan bagi pengunjung maupun pedagang yang ada ataupun yang akan berinvestasi di blok F Trade Center.

Red rls

print

You may also like...

Leave a Reply