Menu ✖

Dark Mode
Meta Dihajar Denda Rp 450 Triliun Terkait Skandal Cambridge Analytica PBB Khawatir Penggunaan AI di Bidang Militer Perburuk Kondisi Perang Pemerintah Ingin Pusat Data Menyebar ke Indonesia Timur, Perpres Disiapkan Apa Dampak Celah PHP2Shell ke Indonesia? Ini Kata Pakar Karhutla dan Ancaman Kabut Asap Lintas Negara, Sejauh Mana Penanganannya? Peringati Hari Santri 2026, Pemkot Bogor Apresiasi Santri dan Pelajar Berprestasi

Headline

Petasan dan Lemparan Batu Warnai Demo 2 Tahun Prabowo – Gibran

badge-check


					demo 2 tahun prabowo gibran di dprd DIY. (foto: ollive) Perbesar

demo 2 tahun prabowo gibran di dprd DIY. (foto: ollive)

Mahasiswa dan Polisi Luka, 6 Mahasiswa UGM Sempat diamankan

Jogjakarta-Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang berlangsung di halaman Gedung DPRD DIY, Selasa (20/10/2026) malam, berujung ricuh. Gesekan antara massa aksi dan aparat keamanan mengakibatkan peserta unjuk rasa serta anggota kepolisian mengalami luka-luka.

Berdasarkan pantauan, kericuhan mulai pecah sekitar pukul 21.30 WIB setelah terdengar suara mirip petasan dari tengah kerumunan. Polisi kemudian bergerak membubarkan massa dan mengamankan sejumlah peserta aksi. Suasana yang semula kondusif berubah menjadi chaos, memaksa sebagian peserta berlari meninggalkan lokasi.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, mengatakan tindakan mengamankan sejumlah peserta dilakukan demi melindungi keselamatan massa maupun personel di lapangan saat situasi memanas.

“Tujuan kami mengamankan tentunya untuk melindungi yang bersangkutan. Situasinya agak chaos, sehingga personel kami berusaha mengamankan anggota ataupun peserta aksi,” ujar Ihsan kepada awak media.

Ihsan membenarkan adanya korban luka dari kedua belah pihak akibat insiden saling dorong dan pelemparan. Kendati demikian, seluruh korban dipastikan hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis dari tim Kedokteran Polisi (Dokpol).

Menanggapi kabar adanya massa aksi yang dilarikan ke RS Bethesda dalam kondisi tak sadarkan diri, Ihsan meluruskan bahwa seluruh korban luka sudah tertangani dengan baik.

“Sudah semuanya bisa beraktivitas, hanya luka ringan saja karena tadi aksi saling dorong,” tegasnya.

Selain jatuhnya korban luka, Polda DIY juga menyayangkan aksi pelemparan batu, petasan, hingga dugaan perusakan fasilitas publik dan kawasan cagar budaya di sekitar lokasi.

“Masih kita data dalami dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait perusakan tersebut,” kata Ihsan.

6 Mahasiswa UGM dipulangkan Dini Hari
Di sisi lain, aksi kericuhan tersebut sempat membuat sejumlah mahasiswa ditahan untuk diproses data oleh pihak kepolisian. Di antaranya terdapat enam mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang ikut diamankan petugas.

Direktur Kemahasiswaan UGM, Hempri Suyatna, mengonfirmasi bahwa seluruh mahasiswa UGM yang sempat diamankan telah dibebaskan dan dipulangkan pada Rabu 21 Oktober 2026 dini hari.

“Jam 03.30 WIB sudah pulang semua. Jam 02.30 WIB saya mendampingi sampai pulang,” ujar Hempri saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2026).

Sebelumnya, kawasan Malioboro hingga pukul 21.05 WIB masih terpantau aman dan beraktivitas normal. Wisatawan tetap berbelanja lantaran titik konsentrasi massa berada di area dalam halaman Gedung DPRD DIY, sebelum akhirnya pecah kericuhan menjelang pukul 21.30 WIB. k-ollf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dini Hari Polda DIY Pulangkan 32 Peserta Aksi di DPRD DIY

21 October 2026 - 14:00 WIB

Desak Pusat Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional, Ribuan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY

21 October 2026 - 09:42 WIB

Laka Mobil PSS Sleman di Tol Ngawi, 4 Meninggal Dunia 2 Kritis

19 October 2026 - 06:31 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Buaran Perkuat Perlindungan Pekerja Lewat Pembinaan Kader Dasawisma Pulo Gebang

16 October 2026 - 17:05 WIB

Mentan Amran Sebut Stok Beras Nasional Tertinggi Sepanjang Sejarah

16 October 2026 - 09:39 WIB

Trending on Headline