Menu

Dark Mode
Semangat Bulan Muharram 1448 H di Tengah Tantangan Ekonomi Indonesia Pertamina Pastikan Penyaluran BBM di Seluruh SPBU Jabodetabek Tetap Berjalan Optimal Gerak Jalan Sehat Harkopnas Meriah, Ketua DPRD Bogor Apresiasi Peran Koperasi Di Mana Letak Kota Bizantium yang Hilang? OpenAI Respons Gugatan Apple yang Tuding Pencurian Rahasia Dagang Apple Gugat OpenAI atas Tuduhan Pencurian Rahasia Dagang

Kabar Bogor

Perkuat Kesehatan Keluarga Melalui Self Healing

badge-check


					Perkuat Kesehatan Keluarga Melalui Self Healing Perbesar

Mengusung tema “Use Your Mind to Heal Your Body”, Bogor Women’s Club menggelar acara Self Healing Revolution di Paseban Sri Baduga, Balai Kota, Bogor, Rabu (27/02/2019). Acara dibuka Kepala Bagian (Kabag) Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, Iman.

Dihadapan para peserta acara, Iman mengatakan kegiatan Self Healing Revolution bagus untuk meningkatkan kualitas hidup para ibu sebagai ujung tombak keluarga karena sejalan dengan visi misi Kota Bogor 2020-2024, yakni mewujudkan Kota Bogor menjadi kota yang ramah keluarga. Disamping itu di Kota Bogor juga sudah memiliki program Sekolah Ibu yang memiliki tiga misi, yaitu mewujudkan Kota Bogor yang sehat, cerdas dan sejahtera.

“Kalau ketiga hal ini dirangkaikan, ditambah dengan ujung tombaknya adalah para ibu, maka self healing dapat membantu mengobati diri sendiri maupun keluarga. Semua penyakit itu kan tergantung dari hati nurani kita sendiri,” kata Iman.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sambung Iman, mendukung kegiatan tersebut di samping mengapresiasi adanya komunitas perempuan. Kedepan ia berharap agar kegiatan tersebut terus berinovasi, berkarya dan mendukung program-program Pemkot Bogor dalam mewujudkan kota yang ramah keluarga.

“Kalau keluarganya nyaman dan ibu bapaknya ada komunikasi dengan anak-anaknya, ini tidak menutup kemungkinan berkurangnya kenakalan anak-anak. Inilah harapan kita,” ujarnya.

Hadir sebagai pembicara pasangan suami istri, Dewi Diana dan Muhammad Karebet Widjajakusuma. Dalam pemaparannya Dewi menyampaikan tentang tawadhu, yaitu rendah diri di hadapan Allah SWT dan rendah hati di hadapan sesama manusia.

Menurutnya, kesombongan hanya akan membawa kepada kehancuran. Ia menceritakan kisah tentang Azazil, yaitu iblis yang diusir dari surga karena kesombongannya dan kisah tentang Amr bin Hisyam. Dalam acara ini peserta dijelaskan bagaimana caranya belajar tawadhu dan belajar muhasabah serta bersyukur.

“Jadi, healing yang pertama adalah menghilangkan sombong dalam diri. Proses healing tidak hanya kuratif tetapi juga rehabilitasi dan preventif. Hati yang sehat adalah hati yang bergetar saat mengingat Allah SWT. Hati sehat adalah takut, cinta, rindu, syukur, malu, roja, dan sabar. Sedangkan hati yang sakit adalah adalah hati yang tidak lagi bergetar saat mengingat Allah SWT, itulah musibah terbesar karena sibuk mencari dunia dan penilaian manusia”, kata Dewi.

Sebelumnya, Ketua Bogor Women’s Club, Dewi Puspasari menyampaikan bahwa dalam diri setiap manusia ada penyakit yang tanpa disadari berasal dari psikisnya. Melalui acara ini, Bogor Women’s Club ingin membantu para ibu untuk bisa berpikir positif dan bisa membantu kesehatan keluarga.

Bogor Women’s clubs berdiri sejak 2015 di Kota Bogor yang fokus di kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan. Kegiatan tersebut diikuti sedikitnya 100 peserta. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gerak Jalan Sehat Harkopnas Meriah, Ketua DPRD Bogor Apresiasi Peran Koperasi

12 July 2026 - 19:22 WIB

Festival Muharam 1448 H, Ketua DPRD Bogor Apresiasi Program Sosial Masjid Alumni IPB

11 July 2026 - 19:22 WIB

Urai Kemacetan Tengah Kota, Pemkot Bogor Optimalkan Lahan Akses Jalan R2

10 July 2026 - 19:35 WIB

Disidak Satpol PP, Pengelola Teras Nona Manis dan Tipzy Bears Beberkan Kronologi

8 July 2026 - 17:45 WIB

Legalitas Wakaf Alun-Alun Empang Teruji dan Sesuai Aturan

7 July 2026 - 18:29 WIB

Trending on Kabar Bogor