Menu

Dark Mode
Pasar Jambu Dua, Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini

Headline

Penumpang Gelap Pesawat Jatuh dari Ketinggian 4.200 Meter

badge-check

London – Kasus penumpang gelap pesawat Garuda Indonesia pada April lalu menimpa maskapai Inggris, British Airways, pada Kamis, 19 Juni 2015. Seorang pria diduga penumpang gelap British Airways ditemukan tewas di atap gedung di London setelah jatuh dari pesawat yang ditumpanginya.

Lelaki nekat itu diyakini naik ke dalam burung besi Boeing 474 dan terbang sepanjang 12.875 kilometer dari Johannesburg, Afrika Selatan, menuju Heathrow, Inggris.

Menurut informasi, korban jatuh di atap kantor Notonthehighstreet.com di jalan raya padat lalu lintas di Richmond, London, Kamis pagi, 18 Juni 2015, waktu setempat.

Data penerbangan mengungkapkan, moda angkutan udara itu terbang di ketinggian 14 ribu feet atau sekitar 4.200 meter ketika melintas di atas gedung yang menjadi jalur penerbangan pesawat itu.

Adapun penumpang kedua yang diperkirakan berusia 24 tahun selamat. Namun dia mengalami luka serius sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Dia ditemukan berada di kolong pesawat di Heathrow.

Juru bicara Scotland Yard dalam keterangannya mengatakan, “Kami mendapatkan panggilan pada pukul 21.35, Kamis, 18 Juni 2015, dari Kew Road, Richmond, yang berisi penemuan seorang mayat. Petugas dan layanan ambulans London hadir di sana dan menemukan mayat di atap gedung perusahaan. Kami sedang melakukan penyelidikan.”

Mengenai korban selamat, ujar juru bicara Scotland Yard, polisi mendapatkan panggilan pada pukul 08.28, Kamis, 18 Juni 2015. “Korban diduga adalah penumpang gelap pesawat dari Johannesburg ke London.”

Petugas menyatakan pria tersebut berusia 25-30 tahun. “Dia kini dalam perawatan di rumah sakit di London barat. Kami masih mencari tahu identitas korban.”

Menanggapi kejadian ini, juru bicara British Airways menuturkan pihaknya sedang bekerja sama dengan kepolisian metropolitan dan otoritas di Johannesburg untuk mengungkap kejadian ini.

Lokasi tempat ditemukannya mayat penumpang gelap ini merupakan jalur sibuk keluar-masuk pesawat dari Heathrow.

GUARDIAN | CHOIRUL AMINUDDIN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Trending on Headline