Menu

Dark Mode
Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor Mantan Bos Microsoft Minta Dikenalkan ke Tim Cook Lewat Jeffrey Epstein Kawin Campur Manusia dengan Spesies Lain, Anaknya Berumur Pendek Ramai Bill Gates dan Jeffrey Epstein Rencanakan Pandemi, Ini Faktanya Meta Dituduh Jadi Sarang Predator dan Eksploitasi Anak

Kabar PDAM

Pengaliran Air Terganggu, Tirta Pakuan Pasang 5 TAHU di Zona 7

badge-check


					Pengaliran Air Terganggu, Tirta Pakuan Pasang 5 TAHU di Zona 7 Perbesar

Sedikitnya lima armada Terminal Air Hydrant Umum (TAHU) hingga empat armada tangki air disiapkan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor  bagi pelanggan di zona 7, yang belakangan ini sering terganggu pengaliran airnya. Hal tersebut dilakukan sebegai bentuk upaya Tirta Pakuan dalam menindaklanjuti keluhan pelanggan.

TAHU dipasang di kawasan Bantarkembang, Kemang Regency, Taman Pajajaran, Griya Katulampa dan kawasan Parungbanteng. Menurut Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf, ada beberapa hal yang menyebabkan gangguan pengaliran air di zona 7 dalam beberapa waktu terakhir.

“Tingkat kekeruhan air Sungai Ciliwung, yang digunakan sebagai sumber air baku, tengah dalam kondisi tinggi. Dalam kondisi normal, kekeruhan Sungai Ciliwung ada di angka 600 NTU. Tapi beberapa hari terakhir kekeruhannya mencapai 5000 NTU,” kata Dirtek Ardani.

Sedangkan WTP Tirta Pakuan, lanjut Dirtek, hanya bisa memproses air dengan kekeruhan di bawah 600 NTU untuk debit air baku 330 liter per detik. Sehingga dengan kondisi ini, akhirnya  produksi air diturunkan menjadi 280 liter per detik, agar kualitasnya tetap sesuai Permenkes.

“Akibatnya pengaliran berkurang sekitar 80 liter per detik. Belum lagi,  kapasitas air di Reservoir Katulampa yang biasanya 4,4 meter, kini hanya sekitar 1,8 meter. Kekeruhan saat ini berbeda. biasanya paling tinggi 2.000 NTU selama 1-2 jam, itu juga dalam kondisi hujan. Tapi saat ini 5890 NTU di kondisi bukan hujan. Kami menurunkan kapasitas produksi karena lebih sering membuang lumpur di sedimen bangunan pengolahan,” ujar Ardani.

Beberapa solusi  diberikan Perumda Tirta Pakuan selain bantuan TAHU dan armada tangki air gratis, tambah Dirtek, pihaknya juga akan menambah suplai air dari zona 1 dengan memasang pipa interkoneksi dari WTP Unitex untuk mengurangi beban pengaliran di zona 7.

“Dengan kerendahan hati kami mohon maaf atas gangguan layanan beberapa hari terakhir. Segala upaya perbaikan kami lakukan dengan berbagai program, sebagai ikhtiar agar pelanggan bisa menikmati layanan 24 jam. Kami mengharapkan dukungan dan doa dari pelanggan agar upaya kami berjalan baik dan maksimal. Insya Allah,” kata Ardani.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

15 Balon Direksi Tirta Pakuan Lulus Verifikasi Administrasi

26 January 2026 - 11:13 WIB

Komitmen Jaga Kualitas, Tirta Pakuan Gelar Pelatihan Manajemen Halal

8 January 2026 - 12:18 WIB

Tingkatkan Layanan Zona 7, Perumda Tirta Pakuan Tuntaskan Penggantian Stop Valve Intake Pasir Angin Lebih Cepat

18 December 2025 - 18:18 WIB

Pasang Pipa Raksasa, Tirta Pakuan Komitmen Ikhtiar Distribusi Air 24 Jam

10 November 2025 - 15:54 WIB

Soal Jabatan Direksi Tirta Pakuan, Permendagri 37 Jadi Acuan

30 October 2025 - 18:07 WIB

Trending on Kabar Bogor