Menu

Dark Mode
Dedie Rachim Tinjau Progres Awal Pembangunan Trase Baru Batutulis Pantai Butuh Kepedulian, Bukan Sampah Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk? Bestlife Bikin Pabrik AC dan Mesin Cuci Senilai Rp 178 Miliar di Tangerang Nilai Tukar Rupiah Makin Melemah, Indosat Fokus Jaga Stabilitas Bisnis

Kabar Bogor

Pemkot Tindaklanjuti Arahan Presiden Terkait Penataan Reklame dan Sampah

badge-check


					Pemkot Tindaklanjuti Arahan Presiden Terkait Penataan Reklame dan Sampah Perbesar

Usai melaksanakan apel rutin di Plaza Balai Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, langsung melakukan inspeksi ke sejumlah titik di jalan protokol Kota Bogor, Senin (24/2/2025).

Peninjauan ini sebagai bentuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto soal penataan baliho, reklame, hingga persampahan. Titik yang dikunjungi di antaranya seputaran SSA, Terminal Baranangsiang, Pasar Bogor, dan Jalan Ir. H. Juanda.

“Pertama, berkaitan dengan kabel yang melintang di jalan dari sisi kiri ke kanan. Kami cek, sebagian milik provider dan sebagian masih milik Kota Bogor. Untuk itu, kami instruksikan dinas terkait untuk langsung berkomunikasi dengan provider,” jelas Jenal Mutaqin usai peninjauan.

Terkait kabel yang melintang di jalan, Jenal Mutaqin mengatakan bahwa penataannya diharapkan selesai usai Lebaran nanti dengan teknik tanam dalam tanah.

“Agar dilakukan secepatnya, kalau bisa sebelum Lebaran,” ujarnya.

Aspek lain yang menjadi perhatian adalah reklame atau billboard yang juga menjadi sorotan Presiden. Fakta di lapangan menunjukkan adanya reklame yang izinnya telah habis, rusak, hingga tidak terurus.

Bahkan, di salah satu titik di area Baranangsiang terdapat reklame yang bergabung dengan taman dan kondisinya perlu ditata ulang. Kendalanya, titik tersebut dikelola oleh pihak swasta.

“Tidak hanya itu, semua lokasi yang berkaitan dengan PKS (Perjanjian Kerja Sama) harus dievaluasi. Bogor saat ini menjadi wajah Indonesia, apalagi ketika tamu negara berkunjung ke Kota Bogor,” ucap Jenal Mutaqin.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan moratorium terhadap reklame-reklame yang dianggap tidak sesuai, termasuk yang dimiliki oleh pemerintah.

“Tentu ke depan kita akan menyesuaikan. Mudah-mudahan lebih baik, lebih rapi, dan lebih nyaman sesuai harapan. Kota Bogor harus bisa menjadi tuan rumah penyambutan tamu negara dan membawa citra yang baik,” ujarnya.

Pemerintah pusat juga meminta setiap instansi vertikal di sekitar SSA untuk berkontribusi dalam penataan, seperti memasang tiang bendera atau melakukan penataan visual lainnya.

“Kita akan coba mengundang mereka secara resmi. Ini seharusnya menjadi perhatian dan contoh bagi pihak swasta atau lembaga vertikal lainnya. Jika instansi pemerintah saja mau menyesuaikan, seharusnya yang lain juga demikian,” kata Jenal Mutaqin. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dedie Rachim Tinjau Progres Awal Pembangunan Trase Baru Batutulis

28 May 2026 - 21:33 WIB

​Wujudkan Kota Tangguh Bencana, BPBD Kota Bogor Rampungkan Dokumen Renkon Banjir dan Gempa Bumi

25 May 2026 - 22:16 WIB

Pengujian Tanah di Jalan Batutulis Selesai, Pengerasan Tanah Dimulai

25 May 2026 - 21:42 WIB

Pemkot Bogor Siapkan Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Rawan Banjir

24 May 2026 - 23:15 WIB

Yus: Akhiri Polemik, Mukota Kadin Kota Bogor Sudah Tepat

23 May 2026 - 20:12 WIB

Trending on Kabar Bogor