Pemkot Bakal Gandeng Seniman Grafiti

Mural di dinding saat ini menjadi bahan pembicaraan dimana-mana, bahkan menjadi headline di sejumlah media paska mural yang mengkritik pemerintah. Namun di Kota Bogor, justru Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana dalam waktu dekat akan mengakomodir bakat-bakat seni dari seniman grafiti untuk membuat tema-tema tertentu.

“Kota Bogor juga punya yang namanya Taman Corat Coret, nah itu yang sebetulnya boleh kita pakai untuk melampiaskan atau menumpahkan ide – ide atau kreatifitas di situ,” kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, disela-sela pembersihan dinding fasiltas publik dari tulisan-tulisan,  Jumat (3/9/2021).

Dalam waktu dekat lanjut Dedie, dinas terkait bisa juga membuat suatu kegiatan khusus yang mengakomodir bakat – bakat seni dari para seniman grafiti untuk dibuat tema-tema tertentu. Sehingga ide – ide tersebut menjadi lebih resmi.

“Nanti kalau sudah bersih kita coba cari alternatif diajak mereka yang punya hobi atau bakat grafiti untuk secara resmi ikut memberikan pesan – pesan moral kepada masyarakat. Bisa tema covid, tema pendidikan, tema tentang seni budaya, atau olahraga juga bisa,” urai Dedie.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim), Juniarti Estiningsih mencoba alat high pressure jet dari CSR untuk membersihkan dinding kota.

Pembersihan ini, kata Dedie, tujuan utamanya adalah untuk memelihara keindahan Kota Bogor. Selama ini, kata dia, tak sedikit dari kelompok maupun individu yang memiliki bakat seni namun tak memiliki medianya.

“Medianya itu ternyata di fasilitas publik yang kemudian merusak keindahan. Ya mudah – mudahan nanti ke depan kita mulai menata ulang dan menjaga untuk membersihkan grafiti – grafiti yang sekarang banyak sekali di sekitaran Jalan Sholeh Iskandar,” kata Dedie.

Hingga akhir tahun ini, pembersihan itu akan dilanjut secara bertahap. Sehingga ke kepan tak ada lagi masyarakat yang memiliki bakat dan hobi grafiti kemudian tak corat – coret di sembarang tempat.

Penulis Pratama

Editor Herman

print

You may also like...

Leave a Reply