Menu

Dark Mode
Elon Musk: Era AI SpaceX Bisa Hasilkan Rp8.911 Triliun Tahun 2028 200 BTS Alami Gangguan Akibat Gempa NTT, Pemulihan Dikebut Hewan yang Dikira Punah 66 Juta Tahun Lalu Ditemukan di Indonesia Belajar dari Spanyol, Bekas Tambang Raksasa Disulap Jadi Danau Karyawan OpenAI Mengeluh Kerjanya Makin Berat Gara-gara AI Teori Baru di Balik Karamnya Kapal Batavia Andalan VOC

Citizen Journalist

PASIEN MISKIN TEWAS, ANGGOTA DEWAN NGAMUK

badge-check

ANGGOTA DPRD Kota Bogor dari fraksi PDI-Perjuangan Kota Bogor Atty Somaddikarya  mengamuk di  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Kota Bogor. Di RSUD itu wakil rakyat yang juga Ketua Koperasi Karya Mandiri mengamuk dan memarahi dokter jaga IGD berinisial RS, karena telah mempersulit pasien warga miskin bernama Alfiah (72).Menurut Atty, pasien yang diketahui janda 5 orang anak ini meninggal usai mendapatkan perawatan selama dua jam. Atty mengamuk ketika pihak RSUD meminta sejumlah uang untuk keperluan administrasi.

” Tidak berprikemanusiaan pasien sudah meninggal pihak RSUD tetap bersikeras meminta administrasi diselesaikan bahkan sampai mobil ambulancenya pun disuruh bayar, ungkap Atty dengan kesal.

Dari awal Atty sudah menyampaikan lebih dulu bahwa pasien adalah warga miskin, pasien juga  menggunakan Jamkesmas saat masuk. Jika sudah ada jamkesmas seharusnya, kata Atty, pasien bisa langsung ditangani karena seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah.

“Alm Alfiah itu warga saya yang tinggal di RT 01/05 Kel Sukasari. Alm dirawat karena sakit jantung. Awalnya datang ke RSUD dengan keadaan masih sadar. Dalam perjalanan menuju rumah sakit pun, Atty sempat berbincang dengan pasien yang mengeluhkan pernafasannya sedikit terganggu,” kata Atty.

Lebih lanjut diceritakannya, sesampai di rumah sakit pasien diberi 3 butir obat. Entah obat apa yang diberinya, selang satu jam kemudian pasien langsung meninggal dunia.

” Saya sengaja kawal, karena pasien warga tidak mampu. Dan saya ingin menunjukkan bahwa kita mempunyai RSUD yang menjadi kebanggaan warga Kota Bogor,” tandas Atty menceritakan.

Kasubag Hukum dan Humas RSUD Karya Bakti Okto Muhammad membenarkan jika ada Anggota Dewan mengamuk, meski begitu pihaknya mengakui adanya kesalahan dari rumah sakit terhadap pelayanan, karena di rumah sakit memang masih dalam proses adaptasi,” Ya sikap Anggota DPRD itu adalah kritik yang membangun bagi kami, kedepan akan kami perbaiki,” tandasnya. DR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline