Menu

Dark Mode
Printer 3D Bambu Lab Resmi Masuk Indonesia Vidi Aldiano Meninggal, Netizen Berduka Cita Senjata AI Ini Jadi Kunci Serangan AS ke Iran, Bisa Hantam 1000 Target AS-Iran Ribut Soal Nuklir, Bill Gates Malah Bangun Reaktor Aturan Turunan PP Tunas Disahkan, Akun Medsos Anak Bakal Ditutup Tantang Kreativitas dan Inovasi Anggota Muda, Pramuka SMKN 1 Bogor Siap Gelar Tunas 14

Citizen Journalist

PASIEN MISKIN TEWAS, ANGGOTA DEWAN NGAMUK

badge-check

ANGGOTA DPRD Kota Bogor dari fraksi PDI-Perjuangan Kota Bogor Atty Somaddikarya  mengamuk di  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Kota Bogor. Di RSUD itu wakil rakyat yang juga Ketua Koperasi Karya Mandiri mengamuk dan memarahi dokter jaga IGD berinisial RS, karena telah mempersulit pasien warga miskin bernama Alfiah (72).Menurut Atty, pasien yang diketahui janda 5 orang anak ini meninggal usai mendapatkan perawatan selama dua jam. Atty mengamuk ketika pihak RSUD meminta sejumlah uang untuk keperluan administrasi.

” Tidak berprikemanusiaan pasien sudah meninggal pihak RSUD tetap bersikeras meminta administrasi diselesaikan bahkan sampai mobil ambulancenya pun disuruh bayar, ungkap Atty dengan kesal.

Dari awal Atty sudah menyampaikan lebih dulu bahwa pasien adalah warga miskin, pasien juga  menggunakan Jamkesmas saat masuk. Jika sudah ada jamkesmas seharusnya, kata Atty, pasien bisa langsung ditangani karena seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah.

“Alm Alfiah itu warga saya yang tinggal di RT 01/05 Kel Sukasari. Alm dirawat karena sakit jantung. Awalnya datang ke RSUD dengan keadaan masih sadar. Dalam perjalanan menuju rumah sakit pun, Atty sempat berbincang dengan pasien yang mengeluhkan pernafasannya sedikit terganggu,” kata Atty.

Lebih lanjut diceritakannya, sesampai di rumah sakit pasien diberi 3 butir obat. Entah obat apa yang diberinya, selang satu jam kemudian pasien langsung meninggal dunia.

” Saya sengaja kawal, karena pasien warga tidak mampu. Dan saya ingin menunjukkan bahwa kita mempunyai RSUD yang menjadi kebanggaan warga Kota Bogor,” tandas Atty menceritakan.

Kasubag Hukum dan Humas RSUD Karya Bakti Okto Muhammad membenarkan jika ada Anggota Dewan mengamuk, meski begitu pihaknya mengakui adanya kesalahan dari rumah sakit terhadap pelayanan, karena di rumah sakit memang masih dalam proses adaptasi,” Ya sikap Anggota DPRD itu adalah kritik yang membangun bagi kami, kedepan akan kami perbaiki,” tandasnya. DR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Komitmen Serap Tenaga Kerja Lokal, Eiger Adventure Land Buka Rekrutmen Massal

6 March 2026 - 23:32 WIB

 BPJS Ketenagakerjaan dan Disnakertransgi DKI Jakarta Perkuat Kepatuhan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

5 March 2026 - 12:06 WIB

Menaker: THR Tak Bisa Dicicil, Wajib Dibayar Penuh

5 March 2026 - 11:50 WIB

GAMKI Sumut Apresiasi Kinerja dan Program Strategis Pemprov Sumatera Utara

1 March 2026 - 22:48 WIB

Wamenaker: Audit K3 Tak Boleh Ditawar, Ini Soal Nyawa dan Nasib Usaha

28 February 2026 - 22:48 WIB

Trending on Headline