Menu

Dark Mode
Kisah Eks Pegawai Ungkap Microsoft Bantu Israel Genosida Palestina Tembok Hijau China Bikin Pohon Tumbuh Lebih Cepat, Kok Bisa? Krisis RAM Sampai ke Meja Hijau, 3 Perusahaan Diduga Kartel Harga BMKG: Es Abadi Puncak Jaya Papua Berpotensi Hilang Total Akhir 2026 AI Tak Akurat Bikin Salah Tangkap Orang dan Dipenjara Berbulan-bulan Sampai Kapan Fenomena Bediding Landa Jawa Timur? Ini Prediksi BMKG

Kabar Bogor

Pansus Covid Wacanakan Interpelasi

badge-check


					Pansus Covid Wacanakan Interpelasi Perbesar

Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Covid-19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor  berencana menggunakan hak interpelasi kepada Wali Kota Bogor Bima Arya, untuk mempertanyakan soal penggunaan anggaran penanganan Co­vid-19 .

Menurut Ketua DPRD Kota Bogor Atang Tris­nanto, Jumat (12/3/21) ini DPRD akan mengagendakan rapat laporan Pansus Pengawasan Co­vid-19. Dari laporan pansus itu, akan ditentukan melalui Badan Musyawarah (Bamus), apakah bakal diagendakan rapat paripurna atau cukup selesai pada rapat Bamus.­

“Memang arahnya ada ma­sukan dari pansus, mengajukan interpelasi untuk masalah penggunaan ang­garan Covid-19. Untuk aturan Peraturan Wali Kota (Perwali) hingga kebijakan penanganan Covid-19, tidak mengarah ke interpelasi namun pada per­baikan dan penguatan. Inter­pelasi untuk penggunaan anggarannya,” tegas Atang.

Penggunaan anggaran lanjut Atang, setidaknya harus memenuhi dua unsur. Per­tama, sesuai perencanaan. Sehingga berarti tidak ada penyimpangan hukum. Kedua, penggunaan anggaran ini harus punya dampak terhadap pengurangan Covid-19.

“Kami ingin tahu karena angka ratusan miliar itu bukan angka kecil. Kalau tidak punya dampak, harus dihentikan atau di­ganti dengan program lain,” ucapnya.

Beberapa temuan pansus terkait adanya kebu­tuhan masyarakat yang belum tercover pada tahun angga­ran 2021., kata Atang, salah satunya peng­adaan wifi untuk penunjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan bantuan sosial (bansos) untuk keluarga terpapar Co­vid-19 di Kota Bogor.

“Ada kasus penyebaran Co­vid karena pasien keluarga nggak mampu isolasi di rumah saja. Lalu untuk cari kebutu­han sehari-hari, mereka tetap keluar rumah. Ang­garan bagi keluarga pasien Covid-19 tersedia, akan mem­bantu. Sebab, Kota Bogor disebut punya anggaran yang dialihkan ke sana. Untuk hal ketiga, yaitu beberapa laporan dari masyarakat yang dibu­tuhkan, tapi belum dimasuk­kan ke dalam anggaran,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku siap memberikan data rinci penggunaan anggaran penang­gulangan Covid-19 pada ke­sempatan rapat berikutnya bersama DPRD Kota Bogor.

penulis pratama

editor aldho herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

KADIN dan PWI Kota Bogor Siap Kolaborasi Majukan UMKM

3 July 2026 - 14:10 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Dedie Rachim Apresiasi Polresta Bogor Kota

1 July 2026 - 23:00 WIB

Cek Progres Jembatan Paledang–Pasir Jaya, JM: Pembangunan Berjalan Positif

1 July 2026 - 22:42 WIB

Denny Mulyadi Bahas Perencanaan dan Pengawasan Anggaran Bareng DPRD Lampung Utara

30 June 2026 - 22:09 WIB

Pegawai Kecelakaan Kerja, Dinas PUPR Tuturkan Kronologis

29 June 2026 - 20:38 WIB

Trending on Kabar Bogor