Menu

Dark Mode
7 Penerbangan Nonstop Terlama di Dunia 2026, Belasan Jam Tanpa Transit Rajin Minum Air Putih Bisa Turunkan Risiko Kecemasan? Laut Mendidih, El Nino Terparah Diramal Tercipta Akhir Tahun Ini OpenAI Ingin Ubah ChatGPT Jadi Super App Lelang Frekuensi 5G Terdampak Gejolak Dolar AS? Ini Kata Komdigi Kisah Dramatis Penemuan ‘Pedang Langit’, Pohon Tertinggi Asia Timur

Kabar Lifestyle

OpenAI Ingin Ubah ChatGPT Jadi Super App

badge-check


					OpenAI Ingin Ubah ChatGPT Jadi Super App
(Foto: Getty Images/hapabapa)
Perbesar

OpenAI Ingin Ubah ChatGPT Jadi Super App (Foto: Getty Images/hapabapa)

OpenAI akan merombak ChatGPT dan mengubahnya menjadi ‘super app’. ChatGPT versi baru ini akan diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan di aplikasi dan web.

Menurut laporan Financial Times, aplikasi ChatGPT akan mendorong pengguna tidak hanya sekedar mengobrol dengan chatbot, tapi juga menggunakan fitur coding, pembuatan gambar, dan aplikasi yang dikembangkan oleh mitra seperti Canva dan Booking.com.

Setelah dirombak, aplikasi ChatGPT akan lebih menyoroti Coding, layanan coding berbasis AI yang menjadi produk unggulan terbaru OpenAI. Perubahan ini mencerminkan keyakinan OpenAI bahwa masa depan AI bukan di chatbot yang hanya menjawab pertanyaan, tapi agen yang melakukan tugas untuk pengguna.

“Chat sudah mati,” kata seorang karyawan senior OpenAI yang tidak disebut namanya, seperti dikutip dari Financial Times, Selasa (7/6/2026).

Thibault Sottiaux, kepala produk dan platform di OpenAI mengatakan perusahaannya sedang mengembangkan agen pribadi yang dapat diakses pengguan dari mana saja, mulai dari aplikasi mobile, desktop, sampai mobil.

“Apa yang sedang kembangkan adalah Anda akan memiliki agen pribadi yang dapat membantu Anda… dalam segala hal dalam hidup Anda, baik dalam kehidupan pribadi atau kerja,” ujar Sottiaux.

ChatGPT saat ini memiliki hampir satu miliar pengguna di seluruh dunia, tapi sebagian besar penggunanya memakai platform chatbot ini secara gratis. Eksekutif OpenAI ingin ChatGPT menjadi pintu gerbang untuk memperkenalkan pengguna pada produk-produk berbayar seperti Codex.

Sebagian besar pengguna Codex membayar untuk menggunakan layanan coding ini. Saat ini, OpenAI memiliki dua juta pelanggan dari segmen bisnis yang menyumbangkan sekitar 40% dari total pendapatannya, dan diprediksi akan tumbuh hingga 50% pada akhir tahun ini.

Basis pengguna Codex saat ini sudah mencapai 5 juta pengguna aktif mingguan, tumbuh enam kali lipat sejak diluncurkan pada bulan Februari. Kehadiran produk ini mempertajam kompetisi OpenAI dengan Anthropic, yang produk Claude Code-nya populer di kalangan bisnis dan coder.

Dengan merombak aplikasi ChatGPT, OpenAI kemungkinan besar berusaha untuk tetap kompetitif dengan Anthropic. Kedua perusahaan belum lama ini mengumumkan niatnya untuk melantai di bursa saham.

Kabar soal OpenAI mengembangkan super app sebenarnya bukan informasi baru. Pada bulan Maret lalu, Wall Street Journal dan CNBC melaporkan OpenAI sedang mengembangkan super app yang akan menggabungkan aplikasi ChatGPT, browser, dan Codex untuk desktop.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

7 Penerbangan Nonstop Terlama di Dunia 2026, Belasan Jam Tanpa Transit

9 June 2026 - 13:14 WIB

Rajin Minum Air Putih Bisa Turunkan Risiko Kecemasan?

9 June 2026 - 13:10 WIB

Laut Mendidih, El Nino Terparah Diramal Tercipta Akhir Tahun Ini

9 June 2026 - 13:06 WIB

Lelang Frekuensi 5G Terdampak Gejolak Dolar AS? Ini Kata Komdigi

9 June 2026 - 12:58 WIB

Kisah Dramatis Penemuan ‘Pedang Langit’, Pohon Tertinggi Asia Timur

9 June 2026 - 12:54 WIB

Trending on Kabar Lifestyle