Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Kabar Lifestyle

Nvidia Suntik Rp 81 Triliun ke Intel, Targetnya Singkirkan AMD

badge-check


					CEO Nvidia Jensen Huang. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet Perbesar

CEO Nvidia Jensen Huang. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet

Nvidia resmi mengucurkan dana sebesar USD 5 miliar (sekitar Rp 81 triliun) ke Intel. Langkah ini sempat memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari alasan politik hingga strategi produksi chip, tapi CEO Nvidia Jensen Huang menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah menghadang dominasi AMD.

Huang menegaskan kalau suntikan dana ke Intel ini tak ada hubungannya dengan Presiden AS Donald Trump, terkait pembelian saham Intel senilai USD 8,9 miliar oleh Pemerintah Amerika. Ia pun menjanjikan komitmen terhadap Arm yang tidak berubah.

“Ini bukan soal Trump, bukan juga soal pindah dari Arm ke x86, dan bukan berarti kami meninggalkan TSMC,” kata Huang dalam webcast bersama CEO Intel Lip-Bu Tan. “Kami sepenuhnya berkomitmen dengan roadmap Arm. Tapi ada segmen besar yang belum kami sentuh, laptop dengan CPU dan GPU terintegrasi.”

Segmen inilah yang selama ini menjadi kekuatan AMD. Lewat chip APU dan yang terbaru Strix Halo (Ryzen AI Max), AMD sukses memikat pasar laptop gaming tipis, handheld PC, hingga konsol seperti PlayStation dan Xbox, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (19/9/2025).

Nvidia bersama Intel berencana meluncurkan sistem-on-chip (SoC) baru yang menggabungkan CPU dan GPU RTX lewat teknologi NVLink. Huang menyebutnya sebagai “kelas baru” laptop dengan grafis terintegrasi yang efisien, bertenaga, dan menyasar pasar luas hingga 150 juta notebook.

Selain untuk laptop, kerja sama ini juga menyentuh pasar server. Nvidia memastikan akan menjadi pelanggan besar prosesor Intel untuk data center rackscale, sektor yang juga tengah dikejar AMD dengan pangsa pasar server CPU mendekati 40%.

Kerja sama dua raksasa ini diperkirakan bakal memanasnya persaingan di industri chip. Selama ini Nvidia fokus di GPU dan Intel di CPU, sementara AMD bermain di keduanya sekaligus. Dengan suntikan dana besar ini, Nvidia dan Intel berharap bisa menggoyang posisi AMD, baik di laptop maupun server.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen

6 May 2026 - 22:21 WIB

Ngeri! Buaya Raksasa Masuk Dapur Hotel Mewah, Heboh di Medsos

2 May 2026 - 14:08 WIB

Samsung QLED Q5F 43 Inci Rilis di RI, TV Rp 4 Jutaan 7 Tahun Update

2 May 2026 - 13:50 WIB

50+ Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 untuk WhatsApp Status & IG Story

21 April 2026 - 11:22 WIB

Johny Srouji Jadi Bos Hardware Apple, Peran Makin Besar

21 April 2026 - 11:19 WIB

Trending on Kabar Lifestyle