Menu ✖

Dark Mode
Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

Kabar Bogor

Muzakir: Tata PKL dan Pasar, Perekonomian Makin Maju

badge-check


					Muzakir: Tata PKL dan Pasar, Perekonomian Makin Maju Perbesar

Dialog Live Dinamika Bogor yang diselenggarakan oleh Radio RRI Pro 1 102.00 FM antara Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor, Muzakkir dan Wakil Walikota Bogor, Dedie Rachim serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bogor , Herri karnadi melalui jaringan telepon mengenai Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Kebon Kembang dilaksanakan pagi tadi (19/06) di RRI Kota Bogor.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa jumlah PKL di Pasar Kebon Kembang sebanyak 1300 sementara kapasitas untuk penampungan hanya 800 sisanya untuk sementara di siapkan di Nyi raja permas. “Kapolresta dan Dandim akan mendukung terus program penataan ini, dan untuk pembiayaan kami akan coba perbantuan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membantu para PKL,” tutur Dedie.

Sementara PKL yang berada didepan Propindo sedikit – sedikit akan di pindahkan ke tempat yang sesuai dengan peruntukkannya, “kami akan tetap fokus program ke depan membawa marwah warga sekitar juga. Kami akan tegas merelokasi dan membersihkan PKL di jalur pasar kebon kembang,” sambungnya.

Muzakkir yang juga mendapatkan pertanyaan tentang bagaimana kapasitas PDPPJ untuk menampung para PKL, dirinya menyampaikan bahwa 400 kios sudah PDPPJ siapkan untuk PKL dan untuk di blok F nantinya ke depan ada sekitar 300 kios yang akan kami siapkan. Parkir liar dan PKL satu sama lain sangat merugikan pedagang yang sudah berinvestasi membeli kios di dalam pasar. Solusi yang lain selain di Pasar kebon kembang, masih ada di Pasar Baru Bogor  sekitar 1200 kios dan los untuk PKL sambil menunggu pembangunan Blok F selesai.

Herri karnadi, Kasatpol PP Kota Bogor, menambahkan bahwa Kondisi ruang untuk berjualan para PKL di badan jalan sudah di persempit, dan sudah di pantau serta Satpol PP kosongkan. Rencana besar ini sudah berjalan dengan koordinasi dengan cara memanggil para PKL dan berkomunikasi antar lintas sektoral, hal tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bogor  terhadap sterilisasi PKL di Pasar Kebon Kembang. “PKL di sini terlalu banyak, bahkan sampai pada titik badan jalan, sanking tidak bisa menampung mereka. Sementara awal Juli nanti langkah konkrit kami akan pindahkan PKL ke jalan Nyi raja permas,” ujar Herri.

Muzakkir menjelaskan, segala sesuatunya PDPPJ siapkan untuk mendukung program Walikota Bogor, contohnya seperti parkir motor yang sudah PDPPJ siapkan, bahkan kapasitasnya pun sangat luas, satu titik lahan parkir bisa mencapai sekitar 3000 motor.

“Saya yakin dan mendukung penuh walikota dan wakil Walikota Bogor dalam penataan kawasan Pasar Kebon Kembang, saya yakin PKL yang berada diruas jalan Insya Allah akhir tahun ini paling telat sudah bisa dirapikan. Kami dari PDPPJ sudah menyiapkan segala fasilitas kebutuhannya sesuai dengan kapasitas kami, sehingga pasar bisa hidup kembali. Setelah penataan PKL rapi Insya Allah pasar Kota Bogor akan hidup dan perekonomian Kota Bogor akan tumbuh kembali,” tutup Muzakkir.

*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana

10 October 2026 - 18:50 WIB

Pasar Gembrong Sukasari Diganjar Sertifikat SNI Pasar Rakyat

8 October 2026 - 20:42 WIB

Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT

7 October 2026 - 22:03 WIB

Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum

7 October 2026 - 22:00 WIB

Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini

7 October 2026 - 21:51 WIB

Trending on Kabar Bogor