Melihat Upaya Pemkab Bogor Menahan Laju Covid di Kabupaten Bogor

Bupati Bogor Ade Yasin

Dari Penyekatan Hingga Penutupan Sementara Perusahaan

Angka kasus covid 19 yang kadang turun naik menjadi perhatian serius seluruh kepala daerah di Indonesia. Begitupula dengan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin. Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bogor ini terus memutar otak mencari cara, agar covid 19 bisa terus ditekan hingga akhirnya hilang di Kabupaten Bogor.

Dalam wawancara secara on air di radio MNC Trijaya, Bupati Bogor Ade Yasin paparkan sejumlah upaya yang sudah dan akan dilakukan pemerintahannya dalam mengendalikan covid 19 di Kabupaten Bogor.

Mulai dari penyekatan jalur mudik saat lebaran, optimalisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, vaksinasi hingga sanksi penutupan sementara bagi perusahaan yang melanggar protokol kesehatan.

Terkait optimalisasi larangan mudik Pemkab Bogor telah melakukan penyekatan jalur mudik sejak H-7, sebelum himbauan pemerintah untuk tidak mudik dari tanggal 6-17 Mei 2021.

Pemkab Bogor bekerja sama dengan TNI dan Polri, menerapkan larangan kendaraan di luar plat F seperti plat B dan D langsung masuk ke Kabupaten Bogor. Kendaraan di luar F langsung diputar balik.

Selain itu Pemkab Bogor juga telah melakukan random sampling bagi pemudik yang lolos mudik, dengan cara pemeriksaan sampling Swab Antigen.

Kabupaten Bogor menurut Bupati Bogor Ade Yasin, secara keseluruhan masuk  dalam zona orange, dikarenakan kasus covid 19 yang mulai melandai. Bahkan selama Ramadhan angka konfirmasi positif berada di angka 90, sekarang turun di angka 57.

Melandainya angka kasus covid 19 di Kabupaten Bogor ini, diklaim Bupati Bogor sebagai hasil dari penyekatan, PPKM Mikro sampai RT/RW, dan respon cepat masyarakat yang terus menginformasikan kepada aparat pemerintah, sehingga kita bisa dengan cepat tracking.

Bukan itu saja, respon cepat 101 Puskesmas di Kabupaten Bogor yang turun langsung ke rumah warga yang terkonfirmasi positif membuat kasus covid cepat tertangani. Selain itu kesadaran masyarakat soal isolasi mandiri juga sudah sangat baik.

Terkait antisipasi klaster industri atau pabrik, Satgas Covid-19 kabupaten Bogor di tingkat RT/RW untuk  cepat melaporkan jika ada warganya yang mudik. Deteksi bagi mereka yang melakukan mudik Satgas  Covid-19 Kabupaten Bogor, tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan hingga RT dan RW, mengawasi langsung 40 kecamatan 416 desa 19 kelurahan,

Menurut data Satgas Covid 19 Kabupaten Bogor, hingga saat ini belum ada laporan masyarakat yang terkonfirmasi positif kasus Covid-19 varian baru. Meski di Kabupaten Bogor ada kecamatan paling rawan yaitu kecamatan yang bersebelahan dengan DKI dan Bekasi yaitu Cibinong, Gunung Putri, Cileungsi, termasuk Bojonggede.

Untuk memaksimalkan penanganan Covid-19  di Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor telah menyiapkan 29 rumah sakit swasta, 4 RSUD dan 2 rumah isolasi.

Ade Yasin juga menghimbau, kepada para pengusaha untuk melakukan vaksinasi gotong royong kerena vaksinasi yang dilakukan Pemkab Bogor itu masih untuk masyarakat yang berhubungan dengan orang atau pelayanan. Untuk perkembangan vaksin sudah cukup lumayan cakupannya di perusahaan sudah mencapai 9,06% yang dilakukan secara gotong royong. Artinya mereka sadar bahwa kesehatan pekerjanya itu menjadi penting.

penulis Herman

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *