Menu

Dark Mode
Pasar Jambu Dua, Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya? Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan Manusia Rp 3.369 Triliun Ternyata Pakai Smartphone Ini

Kabar Lifestyle

Megastruktur Misterius Ditemukan di Dalam Perut Bumi

badge-check


					Megastruktur Misterius Ditemukan di Dalam Perut Bumi Perbesar

Baru-baru ini para ilmuwan menemukan struktur misterius raksasa yang tersembunyi jauh di dalam perut bumi. Struktur itu dikenal dengan nama ultralow-velocity zone (ULVZ). Berlokasi antara batas inti bumi yang cair dan super panas, dengan bagian bawah mantel bumi yang solid.

Megastruktur ini ditemukan di bawah pulau Marquesas di Pasifik Selatan. Kepulauan Marquesas merupakan sebuah kepulauan di Polinesia Prancis, yang terletak di Samudera Pasifik.

Tim peneliti gabungan dari University of Maryland (UMD), Johns Hopkins University dan Tel Aviv University juga menemukan bukti, ULVS yang sebelumnya teridentifikasi di lokasi lain, yaitu di bawah pulau Hawaii, jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

Data dari ratusan gempa bumi besar telah membantu tim menemukan struktur baru di bawah Kepulauan Marquesas.

“ULVZ itu diperkirakan berdiameter sekitar 620 mil (997 kilometer) dan tebal hanya di bawah 16 kilometer,” kata ketua tim penelitian, Doyeon Kim seperti dikutip dari Daily Star, Senin 29 Juni 2020.

Para peneliti menganalisis seismogram yang dihasilkan gelombang geser, bergerak lambat (S) mengikuti getaran utama gempa bumi (gelombang-P) di sepanjang batas antara mantel bumi dan intinya.

 

Baca Juga:

Hiii, Di Foto ini Diduga Terlihat Penampakan Iblis Tanda Akhir Zaman

 

Gelombang-S ini menghasilkan sinyal yang lebih jelas untuk bisa dianalisis. Para ahli juga menggunakan algoritma machine learning yang disebut Sequencer.

Teknik ini awalnya dikembangkan untuk menganalisa galaksi jauh di antariksa. Diharapkan di masa depan, bisa diketahui lebih detail tentang struktur tersebut.

” Kami berharap Sequencer dapat memungkinkan kita menggunakan seluruh data untuk melihat struktur di mantel bagian bawah itu secara sistematis,” tambah Kim.

Dengan letak megastruktur mencapai 3.000 kilometer di bawah tanah, membuat sangat mustahil dicapai dengan teknologi di masa sekarang.

Lubang terdalam yang pernah dicapai manusia adalah Kola Superdeep Borehole, Rusia. Ilmuwan Soviet butuh waktu hampir 20 tahun untuk mengebor lubang sedalam 12 kilometer itu.

Mereka menemukan fosil plankton mikroskopis lebih dari 6 km di bawah permukaan bumi.

Sumber: Daily Star

Foto : Pulau Marquesas Daily Star

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pasar Jambu Dua, Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor

20 September 2026 - 21:07 WIB

Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan

19 September 2026 - 19:57 WIB

Pengadilan Jerman Putuskan Meta Tanggung Jawab Atas Iklan Palsu di FB & IG

19 September 2026 - 19:54 WIB

Ada ‘Telor Ceplok’ di Kawah Gunung Anak Krakatau, Apa Artinya?

19 September 2026 - 19:49 WIB

Google Akui Gemini Melakukan Peretasan Sistem 3 Perusahaan

19 September 2026 - 19:45 WIB

Trending on Kabar Lifestyle