Menu

Dark Mode
50+ Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 untuk WhatsApp Status & IG Story Johny Srouji Jadi Bos Hardware Apple, Peran Makin Besar Pelihara Puluhan Ribu Ular Mematikan, Gadis Ini Dapat Rp 2,5 Miliar Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan Jakarta Dorong UMKM Go Digital, Perputaran Ekonomi Capai Rp67,5 Triliun

Headline

Masya Allah, Viral Masjid Megah Berdiri di Tengah Hutan

badge-check


					Masya Allah, Viral Masjid Megah Berdiri di Tengah Hutan Perbesar

Ada Masjid megah di tengah hutan. Tidak seperti masjid pada umumnya yang dibangun di tempat ramai, atau paling tidak sekitar wilayah pemukiman.

Masjid yang berlokasi di Dusun Langkoa Desa Bontoloe Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini terletak di tengah hutan kaki Gunung Lompobattang.

Arsitektur Masjid yang belum diberi nama oleh pemiliknya ini tak kalah modern dari Masjid-Masjid di kota madya. Dilengkapi sembilan kubah. Tiga berukuran besar sementara enam lainnya menjulang tinggi tapi berukuran kecil.Sudah delapan tahun. belum dikasi nama sama yang punya karena itu Masjid belum selesai pembangunanya.

Masjid ini mulai dibangun secara bertahap sekitar delapan tahun lalu. Kini menjadi viral. Jika dilihat dari jarak jauh, Masjid ini layaknya sebuah istana di lereng gunung.

“Sudah delapan tahun. belum dikasi nama sama yang punya karena itu Masjid belum selesai pembangunanya,” kata Sekretaris Desa Bontoloe. Minggu, 24 November 2019.

Masjid ini dibangun oleh seorang juragan kopi. Masyarakat sekitar biasa menyapanya Puang. Awalnya dibangun untuk tempat ibadah pekerja di kebun kopi dan masyarakat Langkoa. Itulah kenapa pemukiman terdekat dari Masjid ini sekitar 1 kilometer.

“Pekerja kopi dan masyarakat setempat memanfaatkan Masjid itu untuk menunaikan salatlima waktu. Ada permukiman warga di sekitar Masjid itu, lokasinya memang berjarak sekitar 1 kilometer dari Masjid,” kata Camat Bontolempangan, Muslimin.

Akan tetapi, pemukiman yang berjarak 1 kilometer dari Masjid itu bukanlah perumahan warga, akan tetapi rumah yang dibangun oleh Puang untuk para pekerja di kebun kopi miliknya.
Pekerja kopi dan masyarakat setempat memanfaatkan Masjid itu untuk menunaikan salat lima waktu.

“Ada rumah yang dibangun disekitar Masjid termasuk buruh kopinya Puang. Puang itu jarang ke sini. Kadang di Makassar atau Jakarta. Sudah banyak lahan kopinya Puang di sini. Banyak dibeli dari masyarakat. Puang tidak terdaftar sebagai warga di sini,” ungkap Kepala Desa Bontoloe, Baharuddin.

Untuk pemukiman warga, jaraknya sekitar 5 kilometer dari Masjid. Masjid ini juga belum pernah digunakan Salat Jumat.

Sumber : dream.co.id

Foto : Instagram @makassar_iinfo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan

19 April 2026 - 20:17 WIB

Deklarasi Gerakan 100 Persen Pilah Sampah, Jakarta Utara Diapresiasi Wamen LH

18 April 2026 - 21:40 WIB

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

18 April 2026 - 19:59 WIB

Buka Rekrutmen Karyawan, BPJS Ketenagakerjaan Siap Perkuat Layanan dan Perluas Cakupan Kepesertaan

11 April 2026 - 19:22 WIB

Griya Pekerja Batam Curhat ke Direksi BPJS Ketenagakerjaan 

8 April 2026 - 14:34 WIB

Trending on Headline