Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Kabar Lifestyle

‘Manusia Pertama’ Homo Habilis Wujudnya Beda Jauh dengan Kita

badge-check


					Foto: Danny Ye/Shutterstock.com Perbesar

Foto: Danny Ye/Shutterstock.com

Jakarta – Manusia berusia 2 juta tahun Homo habilis disebut sebagai ‘manusia pertama’. Tengkorak mereka menjadi bukti bahwa mereka tidak mirip dengan manusia modern seperti kita.

Manusia modern berada dalam genus Homo, meski begitu kita hanya mengetahui sedikit soal garis-garis yang ada di genus ini. Namun, penemuan kerangka Homo habilis terlengkap yang pernah ditemukan akhirnya mengubah hal itu, mengungkapkan bahwa nenek moyang prasejarah ini ternyata memiliki penampilan yang sangat mirip kera.

Homo habilis, yang sering dianggap sebagai spesies manusia sejati pertama, pertama kali muncul sekitar 2 juta tahun yang lalu di Afrika. Penemuan sebelumnya berupa gigi, tulang tengkorak, dan alat-alat batu yang ditinggalkan oleh hominin yang telah punah ini telah memberi kita gambaran tentang ukuran otak dan kemampuan kognitifnya. Keduanya melebihi hominid sebelumnya seperti Australopithecus atau Paranthropus.

Pembunuh Prostat Ditemukan! Para Pria Harus Membacanya Sekarang!

PELAJARI LEBIH LANJUT 

Akan tetapi, kurangnya sisa-sisa postkranial membuat ilmuwan tidak benar-benar tahu seperti apa bentuk tubuh H. habilis. Dengan adanya penemuan kerangka yang terpelihara dengan sangat baik dari Turkana Timur, Kenya, para peneliti punya pendapat: meskipun spesies purba ini memiliki kecerdasan seperti manusia, tubuhnya ternyata sangat primitif.

Bertanggal antara 2,02 sampai 2,06 juta tahun yang lalu, kerangka tersebut terdiri dari kedua tulang selangka, kedua tulang lengan atas dan bawah, bagian-bagian panggul, juga sepotong sakrum. Hal yang langsung terlihat adalah lengan bawah H. habilis jauh lebih panjang dibandingkan dengan tubuhnya daripada spesies manusia selanjutnya seperti Homo erectus. Bahkan berada dalam kisaran yang khas untuk gorila.

Dalam hal ini, H. habilis cocok dengan hominid yang ada jutaan tahun sebelum garis keturunan Homo muncul, termasuk Australopithecus afarensis, yang terkenal dengan Lucy. Mengingat Lucy dan sejenisnya sebagian besar hidup di pohon, temuan ini membuka kemungkinan bahwa H. habilis mungkin juga sebagian besar hidup di pohon.

Tetapi, pada saat yang sama, para penulis studi mencatat bahwa bentuk panggul menunjukkan bahwa Homo habilis mungkin telah beradaptasi untuk berjalan tegak. Walaupun begitu, fakta bahwa tidak ditemukan tulang kaki membuat mustahil untuk mengkonfirmasi apakah ini benar.

Mengingat ketidakpastian ini, para peneliti enggan membuat klaim definitif tentang bagaimana H. habilis hidup atau bergerak.

“Lengan bawah Homo habilis yang relatif panjang mungkin memungkinkan pergerakan di atas pohon yang lebih besar pada spesies ini daripada pada Homo erectus, tetapi apakah pergerakan di atas pohon memang dilakukan oleh Homo habilis masih menjadi bahan spekulasi,” tulis mereka dalam studi yang diterbitkan di The Anatomical Record itu.

Yang jelas, dengan tinggi 160 cm dan berat sedikit di atas 30 kg, Homo habilis tidak memiliki bentuk tubuh manusia yang besar. Hal ini, pada gilirannya, menunjukkan bahwa Homo habilis mungkin bukan nenek moyang langsung Homo erectus, seperti yang telah diteorikan sebelumnya. Demikian dikutip dari IFLScience.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini

27 August 2026 - 13:23 WIB

Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China

27 August 2026 - 13:19 WIB

Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal

27 August 2026 - 13:15 WIB

Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei

27 August 2026 - 13:11 WIB

Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

27 August 2026 - 13:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle