Macet Bogor Disorot Pihak Asing

MASALAH kemacetan di Kota Bogor ternyata mendapat perhatian Staf Kedutaan Besar Amerika Serikat James F Charlier.  Dalam pertemuannya dengan Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, staf kedutaan besar Amerika Serikat tersebut menawarkan konsep transportasi.

Charlier mengemukakan kerap kali mengamati situasi di Kota Bogor yang pada setiap akhir pekan selalu dilanda kemacetan arus lalu lintas, akibat  banyak orang berkunjung. Terlebih saat ini di Kota Bogor makin banyak pusat kuliner dan pusat perbelanjaan seperti sentra fashion, tas dan sepatu.

“Semakin efisien transportasi suatu kota, maka kota semakin sehat. Maka dari itu baiknya pusat perkotaan dipindahkan ke pinggiran kota,” kata Charlier,  dalam pertemuan yang dihadiri Kepala Bappeda Bogor, Suharto.

Lanjut Charlier, peran trotoar pun harus  ditata dan difungsikan kembali, mengingat minat masyarakat perkotaan untuk berjalan kaki mulai meningkat. “Harus ditata kembali trotoarnya,” kata Charlier sambil memperlihatkan contoh trotoar yang dapat menarik minat masyarakat berjalan kaki dan  dinamai A Pedestrian Life.

Dikatakannya, pada konsep tersebut, pemerintah kota dapat bekerja sama dengan para pemilik toko.

“Ini dilakukan agar para PKL tidak lagi berdagang di sekitar trotoar,” kata Charlier.

Sementara itu Wakil Wali Kota Usmar Hariman menilai konsep yang dipaparkan oleh Charlier akan dijadikan bahan masukan bagi penanganan transportasi di Kota Bogor agar lebih baik dan nyaman buat masyarakat.

| rerey |

print

You may also like...