Live CGM 2022 Bisa Ditonton di Youtube

cgm

Panitia Cap Go Meh akan tetap menyelenggarakan Cap Go Meh (CGM) BOGOR STREET FESTIVAL 2022 Ajang Budaya Pemersatu Bangsa, dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Hal tersebut disampaikan Ketua CGM Kota Bogor Arifin Himawan kepada wartawan, kemarin.

Menurutnya, sesuai aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan Pemkot Bogor, dalam hal percepatan penanggulangan pandemi, penyelanggaraan acara dilakukan terbatas di ruang terbuka. Disinfeksi Vihara Dhanagun sebagai lokasi acara, seluruh pendukung kegiatan dipastikan sudah melakukan vaksin ke-dua (memakai aplikasi Peduli lindungi).

“Selain itu diwajibkan mengenakan masker medis, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir yang juga sudah dipersiapkan sebelum memasuki lokasi acara, pemeriksaan suhu tubuh (maksimal 37,5 derajat Celcius), dan pemeriksaan saturasi oksigen dalam darah (minimal 94). Panitia juga menerapkan physical distancing, dan menyediakan tissue basah serta hand sanitizer (70% kadar alkohol),” kata Ahim, sapaan akrab Arifin Himawan.

Untuk menghindari kerumunan, lanjutnya, penyelenggara menutup pintu Vihara Dhanagun selama acara berlangsung. Razia vaksin akan dilakukan petugas resmi (dipimpin Satgas Covid-19 Kota Bogor) sebelum dan selama acara berlangsung.  Mengobati kerinduan masyarakat Indonesia akan CGM-BogorStreetFest, panitia sepakat menyelenggarakan acara dalam bentuk dua kegiatan. Live Streaming (Live Taping) di Vihara Dhanagun yang sudah dibuat sebelumnya, dan Live Streaming (Live Telecast) Ruwatan sepanjang jalan Suryakencana.

“Untuk tahun ini penyelenggara mengusung tema: Embracing Diversity. Apapun yang terjadi, sesulit apapun kondisinya, kita tetap harus bersama-sama. Tak ada yang dapat memisahkan kita. Suka dan duka kita hadapi bersama. Kekuatan kita adalah kebersamaan dalam keberagaman,” katanya.

Ahim menambahkan, live Streaming (live taping) mulai disiarkan pada Selasa, tanggal 15 Februari 2022, pukul 18:10 WIB, meliputi Doa Bersama Lintas Agama (Islam, Kristen/Katolik, Hindu, Budhha, Konghucu (ciri khas CGM-BogorStreetFest) dan atraksi seni budaya dari beberapa daerah (pre-recorded). Acara makin meriah dengan atraksi Kielin, Liong dan Barong serta sajian dari para Budayawan Sunda Kota Bogor.

“Untuk itu, dengan segala kerendahan hati dan keterbatasan saat pandemi ini, mari kita bersama-sama menyaksikan live streaming (live taping) acara CGM-Bogor StreetFest 2022, dari rumah masing-masing bersama keluarga dan handai taulan tercinta, CGM-BSF 2022 dapat disaksikan melalui tautan: https://www.youtube.com/c/CGMBogorStreetFest-PestaRakyatBogor,”jelas Arifin

Arifin menambahkan, Live Streaming (live taping), diselenggarakan di pelataran Vihara Dhanagun. Karena keterbatasan pula, maka pihaknya hanya mengundang tamu dalam jumlah yang disyaratkan pada aturan yang telah ditetapkan. Dengan harapan tidak mengurangi kemeriahan acara bagi masyarakat Indonesia yang menyaksikan melalui live streaming (dalam bentuk live taping).

Acara dilanjutkan dengan Ruwatan (disiarkan secara live streaming dalam bentuk Live Telecast), mulai dari Vihara Dhanagun hingga sepanjang jalan Suryakencana. Barisan Liong, Barong, Kielin dan budayawan Kasundaan akan melakukan ruwatan jalan Suryakencana yang baru saja direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Bogor.

Arifin berharap semangat tetabuhan dan bunyi-bunyian lain yang menyertai barisan mereka itu memberikan semangat kepada kita untuk tetap tegar menghadapi situasi sekarang ini, yang mana juga secara tradisi bunyi-bunyian dari tetabuhan yang akan dilakukan nanti dipercaya menyingkirkan segala bala, mara dan bahaya di sepanjang tahun baru 2753 (2022).

“Kami berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar, tanpa mengurangi bobot dan makna yang terkandung di dalamnya, yaitu sebagai Ajang Budaya Pemersatu Bangsa: Embracing Diversity. Tidak ada yang tidak bisa, jika kita lakukan bersama-sama. Semoga pandemi ini cepat berlalu, dan tahun depan kita akan bersama-sama lagi. Mulai dari Vihara Dhanagun, hingga di sepanjang jalan Suryakencana. Dalam kegembiraan bersama-sama, Sebagai Ajang Budaya Pemersatu Bangsa. Salam Budaya, Salam Sehat untuk kita semua.”tutup Arifin.

Penulis Yudi Budiman/rls

Editor Aldho Herman

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *