Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Sport

Legenda MotoGP: Marquez Layak Dapat Hukuman

badge-check


					Legenda MotoGP: Marquez Layak Dapat Hukuman Perbesar

YANG paling mendapat sorotan tentu senggolannya kepada Rossi, pembalap Movistar Yamaha. Senggolan pada lap ke-20 itu membuat The Doctor sempat terjatuh. Rossi yang saat itu tengah melaju di urutan ketujuh pun harus finis di posisi ke-19.
Akibat ulahnya pada MotoGP Argentina, The Baby Alien memang sudah mendapat hukuman. Selain harus kembali start dari pit lane, ia juga terkena penalti 30 detik. Pembalap Repsol Honda itu yang seharusnya finis di urutan ke-15 jadi merosot ke posisi ke-18.
“Ia telah dihukum atas apa yang ia lakukan. Tapi, saya pikir seharusnya ia masih dalam masa percobaan hingga akhir musim. Ia harus diberitahu, jika melakukan kontak dengan caranya sendiri, ia akan mendapat hukuman,” ujar Schwantz, juara dunia kelas 500cc 1993, dilansir Tuttomotoriweb.
“Masalahnya, jika itu adalah kesalahan di mana ia menyombongkan dirinya karena lebih cepat di lintasan basah, ia tetap seorang juara. Ia tahu apa yang dilakukan. Jadi, ia tahu saat menyalip motor dan akan melakukan kontak,” Schwantz menambahkan.
Pihak MotoGP akan menggelar pertemuan sebelum balapan MotoGP Austin 2018 di Circuit of the Americas (Cota), akhir pekan depan. Selain membahas soal keamanan dalam membalap, kabarnya akan ada keputusan mengenai desakan untuk memberikan Marquez hukuman tambahan.
Pro dan kontra memang terus menghiasi mengenai sikap MotoGP yang seakan diam saja atas insiden Marquez dan Rossi. Tak sedikit pihak yang berpendapat bahwa Marquez layak mendapat sanksi tambahan. Tapi, tak sedikit pula yang mengkritik bahwa itu adalah insiden yang murni karena balapan.
“Anda tak bisa begitu saja masuk ke sisi dalam tikungan, menabrak lawan, dan berkata maaf karena telah membuat kesalahan. Setiap orang terkadang membuat kesalahan dalam situasi kritis, tapi seharusnya ia tak melakukannya dengan konsekuensi membahayakan pembalap lain, Schwantz menegaskan.
***
Sumber : www.bola.com
Foto : www.bola.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ikuti NS Matrix Fencing Festival 2026 di Malaysia, Wakil Wali Kota Bogor Lepas 18 Atlet Anggar

25 June 2026 - 08:20 WIB

​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026

22 June 2026 - 17:55 WIB

Tim Sepakbola Kota Bogor Tampil Gemilang di Popwilda 2026

18 June 2026 - 15:24 WIB

Diikuti Seribu Peserta, The Mutiara Bogor Sukses Gelar Padjadjarun 2026

25 May 2026 - 18:30 WIB

Sukses Periode Pertama, Laniasari Pimpin Kembali Porpi Kota Bogor

16 May 2026 - 16:15 WIB

Trending on Kabar Sport