Menu

Dark Mode
7 Penerbangan Nonstop Terlama di Dunia 2026, Belasan Jam Tanpa Transit Rajin Minum Air Putih Bisa Turunkan Risiko Kecemasan? Laut Mendidih, El Nino Terparah Diramal Tercipta Akhir Tahun Ini OpenAI Ingin Ubah ChatGPT Jadi Super App Lelang Frekuensi 5G Terdampak Gejolak Dolar AS? Ini Kata Komdigi Kisah Dramatis Penemuan ‘Pedang Langit’, Pohon Tertinggi Asia Timur

Kabar Lifestyle

Laut Mendidih, El Nino Terparah Diramal Tercipta Akhir Tahun Ini

badge-check


					Laut Mendidih, El Nino Terparah Diramal Tercipta Akhir Tahun Ini (Foto: Ilustrasi kekeringan sebagai dampak El Nino. (Freepik)) Perbesar

Laut Mendidih, El Nino Terparah Diramal Tercipta Akhir Tahun Ini (Foto: Ilustrasi kekeringan sebagai dampak El Nino. (Freepik))

Berbagai lembaga sains cuaca memberi peringatan El Nino tahun ini harus diwaspadai. Peringatan baru menyebutkan bahwa fenomena El Nino yang sedang terbentuk kemungkinan besar akan menjadi yang terkuat yang pernah tercatat.

Prediksi terbaru European Centre for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF) menunjukkan suhu permukaan laut di kawasan utama Samudra Pasifik ekuator bagian tengah akan melonjak hingga 3 derajat Celsius di atas rata-rata pada bulan Desember 2026. Beberapa skenario bahkan menunjukkan suhu tersebut dapat melampaui 4 C.

Jika terbukti, dikutip dari Detik, ini berarti bahwa El Nino tahun ini akan lebih kuat dibanding pemegang rekor gabungan sebelumnya pada periode 1997-1998 dan 2015-2016.

Dua kejadian El Nino masa lalu itu mendorong suhu pada indeks Nino 3.4 hingga mencapai suhu 2,3 C di atas rata-rata. “Hampir tiap skenario kini melampaui +3˚C, dengan sekelompok skenario ekstrem melebihi +4˚C. Prospek ini sekarang menggambarkan El Nino terkuat yang pernah tercatat,” tulis Ben Noll, penulis cuaca global di The Washington Post.

Siklus Alam dan Dampak Global
Fenomena El Niño terjadi setiap dua hingga tujuh tahun sebagai bagian siklus iklim alami El Nino-Osilasi Selatan (ENSO) di Samudra Pasifik. Siklus ENSO bergantian antara fase El Nino yang lebih hangat dan fase La Nina yang lebih dingin, dengan periode netral di antara keduanya.

Periode El Nino membawa peningkatan suhu permukaan laut bagian tengah dan timur Pasifik. Kondisi ini akan melemahkan atau membalikkan arah angin pasat, yang pada akhirnya sangat mengganggu suhu global serta pola curah hujan.

El Nino terakhir berlangsung dari Juni 2023 hingga April 2024. Fenomena tersebut menyuntikkan panas ke dunia kita yang sudah menghangat, sehingga menjadikan 2024 sebagai tahun terpanas yang pernah tercatat dan tahun pertama yang menembus batas pemanasan 1,5 C. Angka ini merupakan ambang batas utama yang ditetapkan oleh Perjanjian Paris.

Dalam pembaruan pada 2 Juni, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperingatkan EL Nino memiliki peluang 80% terbentuk sebelum bulan September dan peluang 90% sebelum bulan November. Mereka memperingatkan dunia harus bersiap menghadapinya.

“Sainsnya sudah jelas: El Nino akan tiba di depan mata kita dalam beberapa bulan mendatang dengan kepastian 90%. Dunia harus menyikapinya sebagai peringatan iklim yang mendesak,” kata Sekjen PBB António Guterres.

Fenomena ini akan menambah lebih banyak panas ke planet yang sudah memanas pada tingkat berbahaya. “Kondisi El Nino akan menyiramkan bensin ke kobaran api dunia yang terus memanas. Dampaknya akan menghantam lebih keras, menyebar lebih jauh, dan melintasi batas-batas negara dengan kecepatan menghancurkan,” tambahnya.

“Satu-satunya respons yang efektif adalah tindakan iklim yang setara dengan krisis yang ada yakni mengakhiri kecanduan terhadap bahan bakar fosil, mempercepat peralihan ke energi terbarukan, melindungi kelompok paling rentan, dan menyediakan sistem peringatan dini bagi semua orang,” imbuhnya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

7 Penerbangan Nonstop Terlama di Dunia 2026, Belasan Jam Tanpa Transit

9 June 2026 - 13:14 WIB

Rajin Minum Air Putih Bisa Turunkan Risiko Kecemasan?

9 June 2026 - 13:10 WIB

OpenAI Ingin Ubah ChatGPT Jadi Super App

9 June 2026 - 13:02 WIB

Lelang Frekuensi 5G Terdampak Gejolak Dolar AS? Ini Kata Komdigi

9 June 2026 - 12:58 WIB

Kisah Dramatis Penemuan ‘Pedang Langit’, Pohon Tertinggi Asia Timur

9 June 2026 - 12:54 WIB

Trending on Kabar Lifestyle