Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Kabar Bogor

Lagi, Kantor Walikota Didemo

badge-check


					Lagi, Kantor Walikota Didemo Perbesar

image

Walikota bogor bima arya menerima pendemo. (Foto deny hendrayana)

Ratusan warga dan mahasiswa yangtergabung dalam KPTB Perjuangan dan GMNI kembali berunjuk rasa di depan Balai Kota Bogor, Jalan Ir H Djuanda, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (30/11/2015). Mereka masih tetap membawa agenda menolak adanya hotel dan mall dalam optimalisasi Terminal Baranangsiang.

Sikap Pemerintah Kota Bogor soal optimalisasi terminal dinilai massa telah membuat kondisi terminal semakin kumuh serta menghidupkan sejumlah praktik pungli di terminal. Koordinator Komunitas Pengurus Terminal Baranangsiang (kptb) perjuangan Teddy Irawan mengatakan massa juga meminta Wali Kota Bogor Bima Arya menjelaskan secara transparan hasil kajian tim bangunan dan gedung soal optimalisasi Terminal Baranangsiang.

image

“Unjuk rasa sudah berkali-kali dan Pemerintah Kota Bogor masih saja belum memberikan kepastian terkait Baranangsiang,” katanya.

Menurut Teddy, Terminal Baranangsiang memerlukan perbaikan, tetapi akan lebih baik jika menggunakan anggaran dari APBD, bukan melalui pihak swasta.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang menemui massa mengatakan pemkot masih melakukan koordinasi dengan pengembang PT Pancakarya Grahatama Indonesia terkait perubahan desain terminal. Apalagi, pemerintah pusat telah merencanakan adanya integrasi kereta ringan ke Terminal Baranangsiang.

“Kami akan memutuskan secepatnya,” kata Bima. Menurut dia, perlu perubahan banyak dalam hal desain untuk mendukung masuknya kereta ringan tersebut. “Sore ini pemkot akan bertemu dengan pengembang dan akan menyelesaikan desainnya,” katanya.

Ia menilai jika optimalisasi terminal harus dilakukan untuk menunjang transportasi perkotaan yang terintegrasi dan tidak selalu mengandalkan angkot dan bus. Tentunya, tambah Bima, harus menimbang dampak sosial yang ditimbulkan dari pembangunan nantinya. (Deni/raditya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

4 February 2026 - 19:58 WIB

Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor

4 February 2026 - 19:38 WIB

Buper Pramuka Kota Bogor Segera Difungsikan

1 February 2026 - 15:53 WIB

Pesan Ketua Kwarcab Kota Bogor di Rakerran Bogor Barat, Tentukan Arah Menuju Pramuka Maju dan Bermaslahat

31 January 2026 - 17:32 WIB

Trending on Kabar Bogor