Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Kabar Bogor

Kota Bogor Zona Merah, Bima Akui Klaster Utama dari Keluarga

badge-check


					Kota Bogor Zona Merah, Bima Akui Klaster Utama dari Keluarga Perbesar

Kota Bogor menurut Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dalam situsnya www.covid19.go.id menyatakan masuk zona merah atau risiko tinggi, dari sebelumnya berada dalam zona oranye atau risiko sedang.

Perubahan zonasi itu dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Indikator-indikator yang digunakan dalam menentukan zonasi risiko daerah seperti epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, pelayanan kesehatan, dan sumber data kasus positif, ODP, dan PDP. Dengan demikian makan hanya Kota Bogor se Jawa Barat yang berubah zonasinya menjadi merah.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, pemerintah daerah akan mempelajari semua data dan indikator terhadap perubahan zona merah tersebut.


Baca juga: Kasus Covid di Kota Bogor Meningkat, Bima Arya Cemas


“Kami juga baru lihat di situs resmi Gugus Tugas Nasional (GTN). Dari Provinsi belum ada perubahan. Masih oranye. Tapi memang seperti yang selalu saya sampaikan seminggu ini. Tren naik tajam dan bisa saja masuk zona merah,” ucap Bima, saat dikonfirmasi, Kamis (27/8/2020).

Bima mengakui bahwa tren peningkatan kasus positif di wilayahnya dalam beberapa pekan ke belakang terus meningkat. Ia menyebut, transmisi lokal saat ini sudah terjadi. Klaster utama penyebaran Covid-19 di Kota Bogor berasal dari rumah tangga (keluarga).

“Malam ini kita sedang pelajari semua data dan indikator. Besok siang kita akan sampaikan langkah Pemkot Bogor,” katanya. Angka kasus positif Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat, terus meningkat di masa pra-adaptasi kebiasaan baru. Data harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor mencatat, Kamis (27/8/2020), terjadi penambahan 11 kasus baru positif.

Dengan penambahan itu maka akumulasi pasien terkonfirmasi positif di Kota Bogor sampai hari ini adalah 540 orang. Sebanyak lima dari 11 kasus penambahan yang terjadi hari ini berasal dari klaster rumah tangga (keluarga). Tingkat kesembuhan juga mengalami penambahan. Tercatat ada dua kasus sembuh yang terjadi hari ini sehingga total pasien sembuh 318 orang.*

editor aldho herman

sumber kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor