Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Bogor

Kota Bogor Zona Merah, Bima Akui Klaster Utama dari Keluarga

badge-check


					Kota Bogor Zona Merah, Bima Akui Klaster Utama dari Keluarga Perbesar

Kota Bogor menurut Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dalam situsnya www.covid19.go.id menyatakan masuk zona merah atau risiko tinggi, dari sebelumnya berada dalam zona oranye atau risiko sedang.

Perubahan zonasi itu dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Indikator-indikator yang digunakan dalam menentukan zonasi risiko daerah seperti epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, pelayanan kesehatan, dan sumber data kasus positif, ODP, dan PDP. Dengan demikian makan hanya Kota Bogor se Jawa Barat yang berubah zonasinya menjadi merah.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, pemerintah daerah akan mempelajari semua data dan indikator terhadap perubahan zona merah tersebut.


Baca juga: Kasus Covid di Kota Bogor Meningkat, Bima Arya Cemas


“Kami juga baru lihat di situs resmi Gugus Tugas Nasional (GTN). Dari Provinsi belum ada perubahan. Masih oranye. Tapi memang seperti yang selalu saya sampaikan seminggu ini. Tren naik tajam dan bisa saja masuk zona merah,” ucap Bima, saat dikonfirmasi, Kamis (27/8/2020).

Bima mengakui bahwa tren peningkatan kasus positif di wilayahnya dalam beberapa pekan ke belakang terus meningkat. Ia menyebut, transmisi lokal saat ini sudah terjadi. Klaster utama penyebaran Covid-19 di Kota Bogor berasal dari rumah tangga (keluarga).

“Malam ini kita sedang pelajari semua data dan indikator. Besok siang kita akan sampaikan langkah Pemkot Bogor,” katanya. Angka kasus positif Covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat, terus meningkat di masa pra-adaptasi kebiasaan baru. Data harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor mencatat, Kamis (27/8/2020), terjadi penambahan 11 kasus baru positif.

Dengan penambahan itu maka akumulasi pasien terkonfirmasi positif di Kota Bogor sampai hari ini adalah 540 orang. Sebanyak lima dari 11 kasus penambahan yang terjadi hari ini berasal dari klaster rumah tangga (keluarga). Tingkat kesembuhan juga mengalami penambahan. Tercatat ada dua kasus sembuh yang terjadi hari ini sehingga total pasien sembuh 318 orang.*

editor aldho herman

sumber kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Resmi Buka LT III Kota Bogor 2026, Kak Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Sportivitas dan Karakter Penggalang

3 November 2026 - 13:05 WIB

Trending on Kabar Bogor