Menu ✖

Dark Mode
Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka Jadi Venue Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Berbenah

Kabar Dunia

Kerap Masak dan Makan Satwa Liar, Vlogger Ini Ditangkap Polisi

badge-check


					Kerap Masak dan Makan Satwa Liar, Vlogger Ini Ditangkap Polisi Perbesar

SEORANG wanita di Kamboja yang berprofesi sebagai creator video(vlogger), ditangkap oleh polisi setempat setelah merekam aksinya memasak dan memakan sejumlah hewan yang terancam punah.

Dikutip dari laman Metro.co.uk, Rabu (16/5/2018), Ah Lin Tuch dilaporkan ke polisi karena telah menyulut kemarahan serta meresahkan masyarakat atas aksinya yang begitu keji.

Bahkan, sebelum menjadikan sejumlah hewan langka sebagai sajian makanan, wanita tersebut secara gamblang menunjukkan wujud asli hewan tersebut di awal video.

Wanita yang tinggal di Phnom Penh, Kamboja tersebut melakukan aksi demikian agar memperoleh uang atas video yang ia unggah ke media sosial.

Namun, bukannya terhibur atau merasa teredukasi, netizen malah menilai video yang ia unggah telah menyalahi hukum.

Sejumlah hewan langka seperti kucing luar, kadal besar, spesies burung langka, king kobra dan bahkan hiu ia kuliti, lalu dimasak kemudian baru dimakan.

Ternyata, aksi ini tak hanya menimpa Ah Lin Tuch saja. Sang suami, Phoun Raty rupanya terlibat dalam kasus yang sama. Ia membantu sang istri selama proses produksi video tersebut.

Atas laporan dari warga, polisi yang juga dibantu oleh Kementerian Lingkungan Hidup setempat mencari keberadaan wanita tersebut.

Chea Sam Arng, kepala Direktorat Jenderal Kementerian Lingkungan untuk Administrasi Perlindungan dan Perlindungan Alam, mengatakan: “Kini, kedua pelaku sudah ditangkap dan tengah menjalani proses hukum yang berlaku.”

“Kebanyakan, hewan-hewan yang dimasak oleh pasangan ini masuk dalam daftar punah dan dilindungi oleh negara,” tambahnya.

Hewan yang masuk dalam daftar terancam punah di Kamboja seperti kucing liar (Prionailurus viverrinus). Sementara itu, kadal bangau dan spesies burung lain masuk dalam kategori yang dilindungi.

Pejabat di Kementerian Lingkungan Hidup Kamboja kini sedang menyelidiki dari mana pasokan hewan-hewan yang dilindungi tersebut didapatkan.

Mereka mencurigai pelaku membelinya di sejumlah kedai-kedai ilegal. Sementara itu, Ah Lin Tuch yang jadi sorotan utama dalam video mengaku bahwa ia tak tahu jika hewan yang ia makan itu dilindungi.

“Saya bahkan tidak tahu burung yang saya makan jenis apa. Saya juga tidak tahu jika hewan-hewan tersebut sangat dilindungi,” ujar Ah Lin Tuch.

“Saya membeli satwa liar tersebut di Preak Phnov sejak pertama kali aktif memproduksi video pada Desember lalu,” tambahnya.

Sementara itu, sang suami mengaku jika apa yang mereka lakukan atas motif ekonomi. Mereka bermaksud mencari nafkah dari saluran media sosial dan menghasilkan uang dari apa yang mereka lakukan.

***

Sumber : Metro.co.uk

Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia