Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar PDAM

Kejar Target 100 Persen Cakupan Air Bersih di 2024, Tirta Pakuan Geber Sosialisasi

badge-check


					Kejar Target 100 Persen Cakupan Air Bersih di 2024, Tirta Pakuan Geber Sosialisasi Perbesar

Target penyediaan layanan cakupan air bersih 100 persen di wilayah Kota Bogor pada tahun 2024, terus disiapkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor. Untuk itu tahun 2022 ini jajaran Direksi Perumda Tirta Pakuan memiliki tugas yang cukup berat.

Untuk mengejar target cakupan air bersih di Kota Bogor,  Direktur Umum (Dirum) Rivelino Rizky menyosialisasikan pemasangan baru di Jalan Neglasari, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara. Sosialisasi yang dilakukan kepada warga di Neglasari tersebut kaitan dengan cakupan layanan air bersih yang masih bisa terlayani.

“Kami mamasang pipa di daerah sini sesuai dengan kebutuhan karena merupakan amanat dari pemerintah pusat harus memberikan layanan 100 persen untuk seluruh masyarakat,” jelas Rivelino.

Selain itu juga, layanan 100 persen sesuai dengan target SDGs bahwa ditahun 2024 melalui program universal akses aman air minum, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor harus mampu memenuhi cakupan layanan 100 persen.

Kemudian, layanan cakupan air bersih 100 persen juga tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Urusan air minum termasuk dalam urusan pemerintahan yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Oleh karena itu, pemenuhan air minum dalam kuantitas yang cukup dan kualitas yang memenuhi syarat sangatlah penting.

Sebab Air minum adalah kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kesehatan dan kesejahteraan fisik, sosial dan perekonomian masyarakat. Bahkan tidak hanya kuantitas dan kualitasnya saja yang perlu diperhatikan, waktu pengaliran secara kontinyu pun mutlak dibutuhkan masyarakat.

Saat disinggung saat sosialisasi ada warga yang menanyakan bagaimana jika pemasangan jaringan baru diperuntukan untuk musala, atau posyandu tetap harus membayar iuran. Rivelino langsung menjawab kaitan itu Perumda Tirta Pakuan membebaskan biaya pemasanganya.

“Terkait dengan mushala, masjid, atau posyandu, itu seperti apa. Itu masuk ke gelombang sosial, bapak ibu bisa mengajukan melalui RT/RW atau dengan kelurahan. Nanti penanggung jawabnya siapa yang akan membayar iuran perbulanya,” papar dia.

Penulis Pratama/rls

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tirta Pakuan Gencar Layanan Lumpur Tinja Terjadwal

26 October 2026 - 11:39 WIB

Tirta Pakuan Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

10 October 2026 - 11:54 WIB

Jaga Air Tetap Jernih dan Berkualitas, Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa

17 September 2026 - 10:30 WIB

TPAS Terbakar, Tirta Pakuan Salurkan Air Bersih dan Logistik ke Galuga

13 September 2026 - 10:43 WIB

Peduli Kesehatan Warga, Tirta Pakuan Gelar Pengobatan Gratis

5 August 2026 - 11:37 WIB

Trending on Kabar PDAM