Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Dunia

Jadi Perias Jenazah, Gadis Ini Senang Bukan Kepalang

badge-check


					Jadi Perias Jenazah, Gadis Ini Senang Bukan Kepalang Perbesar

Menjadi makeup artist untuk jenazah bukanlah hal yang umum bagi kalangan anak muda. Namun, ini berbeda bagi wanita berusia 20 tahun, Song Jia Wen. Dia memilih untuk menjadi perias jenazah.

Dikutip dari World of Buzz, Jumat 24 April 2020, Jia menekuni pekerjaan ini sejak duduk di bangku SMA.

Dirinya juga telah bergabung di industri pemakaman dan mengabdikan dirinya untuk merias wajah orang yang sudah meninggal.

Saat usia Jia masih 15 tahun, dirinya tinggal di Johor Bahru. Ketika itu, ia sedang menonton film dokumenter tentang makeup artist asal Taiwan yang bekerja sebagai perias jenazah.

Film dokumenter tersebut memunculkan kesan tersendiri sehingga membuatnya tertarik pada profesi tersebut.

Kakak laki-laki Jia bekerja untuk industri pemakaman di bidang penjualan. Jia akhirnya masuk ke industri pemasaran pemakanan dan bekerja sebagai pegawai paruh waktu saat duduk di bangku sekolah menengah. Disinilah ia memulai karirnya sebagai perias jenazah.

Setelah lulus SMA, Jia memutuskan untuk berlatih menjadi makeup artist untuk jenazah secara profesional dan dirinya berhasil menyelesaikan pelatihannya.

” Sangatlah berarti untuk saya dapat membantu jenazah beristirahat dengan tenang dan memuaskan pihak keluarga (orang yang ditinggalkan) melalui tangan saya,” kata Jia pada Sin Chew Daily.

Dia juga amat senang karena kedua orang tuanya memberikan dukungan penuh atas profesi yang dipilihnya.

” Ibu awalnya tidak setuju dengan pekerjaan paruh waktu ketika masih SMA dulu. Setelah saya lulus, saya memutuskan untuk mengikuti pelatihan menjadi penata rias jenazah. Orang tua saya tidak berkomentar banyak dan berpikir bahwa pekerjaan tersebut merupakan hal yang hebat dan sakral,” kata Jia.

Jia juga bercerita bahwa dirinya harus bersiaga 24/7 dan tidak bisa berlibur. Ketika ia pergi bersama teman-temannya atau berolahraga, dia harus memastikan teleponnya selalu aktif.

” Kadang-kadang saya mendapat telepon di tengah malam. Singkatnya, saya harus selalu pergi. Orang tua saya selalu khawatir tentang keamanan mengemudi di tengah malam,” kata dia.

Jia saat ini berencana untuk melanjutkan studinya di Taiwan. Hal ini ia lakukan guna meningkatkan keterampilannya sebagai makeup artist jenazah. Meski beban kerja yang berat, ia merasa sangat berterima kasih.

” Ketika sebuah keluarga mengatakan ‘terima kasih’, semua kerja keras saya terasa tidak sia-sia,” kata dia.

Sumber : dream.co.id

Foto: World Of Buzz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia