Menu

Dark Mode
Jejak Chip Apple M5 Max dan M5 Ultra Muncul di iOS 26.3 HPN 2026, PWI Kota Bogor Buka 3 Layanan Publik Sekaligus Gua Tersegel 40 Ribu Tahun Dibuka, Ungkap Neanderthal Sudah Canggih TikTok Bantah Rumor Terkait Tokopedia, Tegaskan Komitmen Operasional Apple Uji Coba Layar Lipat Tangguh untuk iPhone Fold Nonton di IndoXXI dan LK21 Bisa Kuras Rekening, Ini Link Aman

Kabar Politik

Iwan Fals: Buset, Jadi Bupati Butuh Rp 30 Miliar

badge-check


					Iwan Fals: Buset, Jadi Bupati Butuh Rp 30 Miliar Perbesar

Musikus legendaris Iwan Fals mengomentari rencana Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Tito Karnavian mengevaluasi sistem Pilkada langsung. Salah satu yang disorotinya yakni soal pengeluaran seorang calon bupati demi bisa menjabat.

Iwan Fals mengaku kaget saat tahu seorang calon bupati bisa menghabiskan dana sekitar Rp 30 miliar saat berkampanye. Hal itu diungkapkannya saat mengomentari artikel yang berisi pernyatan Tito Karnavian.

“Buset, jadi bupati butuh duit 30-50 miliar rupiah. Aje gile,” tulis Iwan Fals lewat akun Twitter miliknya, Kamis (7/11).

Pelantun Bongkar itu tidak habis pikir untuk menjadi bupati bisa menelan biaya sangat besar. Ia pun penasaran dengan biaya yang bisa dihabiskan oleh seseorang yang maju sebagai calon gubernur.

“Kalau jadi bupati segitu, gimana jadi gubernur, dan seterusnya,” ucapnya.

Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berencana mengevaluasi sistem Pilkada langsung. Menurutnya sistem pemilihan tersebut menimbulkan dampak negatif, terutama soal biaya politik yang sangat besar.

Meski meningkatkan partisipan, Tito menilai Pilkada langsung juga menelan biaya politik yang sangat tinggi. Bahkan menurutnya kepala daerah tidak akan maju sebagai bupati apabila tidak punya dana sekitar Rp 30 miliar.

Tito menilai pembiayaan politik yang besar bisa berpotensi memunculkan niat korupsi. Sebab, banyak dana yang harus dikeluarkan kepala daerah sebelum menjabat. (mg3/jpnn)

Sumber : jpnn

Foto : Instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

27 January 2026 - 22:54 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolresta Temui Pimpinan DPRD Kota Bogor

27 January 2026 - 20:08 WIB

Ulang Tahun, Redpem dan PDI-P Gelar Baksos di Pandeglang

18 January 2026 - 22:02 WIB

 Komisi IV DPRD Kota Bogor Bahas Sinergi dan Pembentukan Panja

13 January 2026 - 22:14 WIB

Terima Kunjungan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Kota Bogor, Ini Kata Ketua DPRD

8 January 2026 - 22:15 WIB

Trending on Kabar Politik