Menu ✖

Dark Mode
Bukan Coding, Skill Ini yang Bakal Jadi Modal Utama Pekerja di Era AI Dari Dapur ke Pasar Digital, Teknologi Bantu Ibu Rumah Tangga Jadi Bos China Buka Taman Hiburan AI Terbesar Pertama di Dunia, Dihuni 300 Robot Raksasa AI Ekspansi Besar-besaran di Singapura, Sewa Kantor Meroket Bukan Sekadar Alamat Website, Domain Dibidik Jadi Identitas IP Timnas Pokemon Unite Indonesia Lolos Perempat Final Asian Games 2026

Kabar Politik

Iwan Fals: Buset, Jadi Bupati Butuh Rp 30 Miliar

badge-check


					Iwan Fals: Buset, Jadi Bupati Butuh Rp 30 Miliar Perbesar

Musikus legendaris Iwan Fals mengomentari rencana Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Tito Karnavian mengevaluasi sistem Pilkada langsung. Salah satu yang disorotinya yakni soal pengeluaran seorang calon bupati demi bisa menjabat.

Iwan Fals mengaku kaget saat tahu seorang calon bupati bisa menghabiskan dana sekitar Rp 30 miliar saat berkampanye. Hal itu diungkapkannya saat mengomentari artikel yang berisi pernyatan Tito Karnavian.

“Buset, jadi bupati butuh duit 30-50 miliar rupiah. Aje gile,” tulis Iwan Fals lewat akun Twitter miliknya, Kamis (7/11).

Pelantun Bongkar itu tidak habis pikir untuk menjadi bupati bisa menelan biaya sangat besar. Ia pun penasaran dengan biaya yang bisa dihabiskan oleh seseorang yang maju sebagai calon gubernur.

“Kalau jadi bupati segitu, gimana jadi gubernur, dan seterusnya,” ucapnya.

Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berencana mengevaluasi sistem Pilkada langsung. Menurutnya sistem pemilihan tersebut menimbulkan dampak negatif, terutama soal biaya politik yang sangat besar.

Meski meningkatkan partisipan, Tito menilai Pilkada langsung juga menelan biaya politik yang sangat tinggi. Bahkan menurutnya kepala daerah tidak akan maju sebagai bupati apabila tidak punya dana sekitar Rp 30 miliar.

Tito menilai pembiayaan politik yang besar bisa berpotensi memunculkan niat korupsi. Sebab, banyak dana yang harus dikeluarkan kepala daerah sebelum menjabat. (mg3/jpnn)

Sumber : jpnn

Foto : Instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

Trending on Kabar Politik