Menu

Dark Mode
Bocah 9 Tahun Bikin Museum dan Sabet Guiness World Record Fakta Unik Tata Kota Barcelona Kotak-kotak, Ini Sejarahnya Keputusan MK: Kuota Harus Bisa Dipakai Sampai Habis Potensi Ekonomi Digital Indonesia Kalau Didukung AI Sentuh Rp 66 Triliun Terungkap, Gates Foundation 30 Kali Ketemu Epstein, Ada Bill Gates Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

Kabar Dunia

Israel Mau Tingkatkan Agresi di Gaza, Hamas: Netanyahu Korbankan Tawanan

badge-check


					PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: DW News) Perbesar

PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: DW News)

Gaza – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sedang mempertimbangkan perluasan operasi militer di Gaza, Palestina. Kelompok militan Palestina, Hamas, menyebut Netanyahu mengorbankan sandera Israel yang ditawan.

“Rencana Netanyahu untuk meningkatkan agresi menegaskan tanpa keraguan keinginannya untuk menyingkirkan para tawanan dan mengorbankan mereka demi kepentingan pribadi dan agenda ideologis ekstremisnya,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan, dilansir AFP, Jumat (8/8/2025).

Pernyataan itu dikeluarkan saat Netanyahu sedang mengumpulkan kabinet keamanannya untuk memberikan suara atas perluasan kampanye militer di Gaza. Media Israel mengatakan hal itu dapat mengakibatkan pendudukan militer penuh atas wilayah Palestina.

Pada Kamis kemarin, kantor berita Fox News menayangkan wawancara dengan Netanyahu, di mana ia menyebut bahwa Israel bermaksud untuk menguasai seluruh Jalur Gaza tetapi tidak mempertahankannya atau memerintahnya.

“Menanggapi pernyataan penjahat perang… Benjamin Netanyahu, dalam wawancaranya dengan Fox News… Apa yang ia rencanakan adalah kelanjutan dari kebijakan genosida dan pemindahan paksa, melalui kejahatan lebih lanjut terhadap rakyat Palestina kami di Jalur Gaza,” kata Hamas.

Hamas, yang serangannya terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 memicu perang, menuduh Netanyahu “mundur dari jalur negosiasi”.

Perundingan tidak langsung dengan Hamas yang mengupayakan gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera gagal pada akhir Juli.

Selama serangan Hamas tahun 2023 di Israel selatan, militan menyandera 251 orang. Empat puluh sembilan di antaranya masih ditahan di Gaza, termasuk 27 orang yang menurut militer Israel telah tewas.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia