Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Kabar PDAM

Intensitas Hujan Tinggi, Tirta Pakuan Tetap Jaga Kualitas

badge-check


					Intensitas Hujan Tinggi, Tirta Pakuan Tetap Jaga Kualitas Perbesar

Meningkatnya intensitas hujan wilayah Kota dan Kabupaten Bogor sepekan ini, membuat tingkat kekeruhan sumber air Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor cukup tinggi. Tirta Pakuan pun langsung mengambil langkah  dengan menurunkan kapasitas produksi, untuk menjaga kualitas, Kamis (16/2/2023).

Menurut Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf, dua minggu terakhir Bogor mengalami perubahan cuaca. Bahkan satu minggu terakhir intensitas hujan cukup tinggi.

“Tidak ada hal perubahan dalam hal produksi, karena kami sudah memiliki Standar Operasional Perusahaan (SOP).Apabila terjadi yang namanya kekeruhan tinggi, kemudian kita bicara air baku, faktor utamanya sampah. Alhamdulillah selama ini kita masih bisa berjalan dengan baik operator melaksanakan tugas dengan bagus, secara kualitas air yang diolah memenuhi standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” ungkap Ardani.

Kekeruhan cukup tinggi di SPAM Cikereteg kata Ardani, seperti yang tadi malam, untuk menjaga kualitas diturunkan kapasitas. “Jadi misal maka pada pagi hari level reservoir yang biasanya tercapai 4 meter, ini berkurang menjadi tiga meter,” tuturnya.

Ardani menerangkan, selanjutnya apa yang harus dilakukan adalah pendistribusian air, inipun harus kita imbangi bahwa bicara bahwa pemakaian itu kan pagi dan sore, itu jam puncak artinya masyarakat tentunya tidak boleh terganggu.

“Misalkan air yang dialirkan itu kurang lebih di 30 liter per detik maka kita kurangi sebesar 10 ataupun 20 karena siang hari itu, karena masyarakat tidak memakai tidak banyak supaya mengisi reservoir kembali,” terangnya.

Ardani menjelaskan, setelahnya jam puncak pukul 16.00 WIB sampai 17.00 WIB, pihaknya membuka kembali untuk aliran normal kepada masyarakat atau pelanggan. Dirinya mengimbau agar pelanggan memiliki penampungan agar dampaknya saat ada gangguan tidak terlalu dirasakan.(pratama)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantangan Tirta Pakuan Jelang Habisnya WTP Unitex

9 July 2026 - 22:30 WIB

Antisipasi Dampak El Nino, Ini yang Dilakukan Tirta Pakuan

6 July 2026 - 22:31 WIB

Optimalkan Aliran Air 24 Jam, Tirta Pakuan Lakukan Komisioning

11 June 2026 - 21:36 WIB

HJB ke 544, Tirta Pakuan Gratiskan Pasang Baru untuk Rumah Ibadah

1 June 2026 - 21:44 WIB

Optimalkan Potensi Bisnis Non Air, Direktur Bisnis & Pelayanan Tirta Pakuan Cek Aset

9 May 2026 - 21:50 WIB

Trending on Kabar PDAM