Menu

Dark Mode
ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa?

Kabar Bogor

Ini Kata Transmart Yasmin Soal Izin Boling

badge-check


					Ini Kata Transmart Yasmin Soal Izin Boling Perbesar

Paska sidak Plt Walikota Bogor Usmar Hariman ke lokasi pembangunan Transmart Yasmin yang mempertanyakan izin penebangan pohon (boling) di sekitar Transmart, akhirnya pihak Transmart buka suara.

Menurut perwakilan Transmart Johanes Karundeng yang diwakili Dian Ardiansyah, pihaknya heran, dengan penghentian pengerjaan yang saat ini sedang dialami pihaknya.

“Sebenarnya, apa dasar Satpol PP Kota Bogor memberikan instruksi agar pekerja menghentikan kegiatan pembangunan,” tegas Dian saat dihubungi, kemarin.

Untuk kasus boling pohon sambung Dian, sebenarnya sudah tidak ada masalah lagi karena sudah ada izin resmi.

Salahsatunya, berdasar surat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI dengan nomor 30/BA-EV/Perijinan/PP-II/XI/2017 yang keluar tanggal 30 November 2017.

Menurutnya, surat tersebut, merupakan berita acara pemeriksaan dan evaluasi terhadap usulan dari Johanes Karundeng, untuk pekerjaan pembukaan akses jalan masuk di ruas Jalan Abdullah Bin Nuh atau yang saat ini menjadi lokasi Transmart Yasmin.

Di surat tersebut, ada poin Penetepan Tim Survey Pelayanan Perizinan dan tercatat beberapa poin. Di poin nomor 4 dituliskan apabila terdapat tanaman, utilitas dan atau adanya akses keluar/masuk warga yang terkena pembukaan akses jalan masuk, maka pemohon diminta untuk menginformasikan secara resmi (mengirim surat) atas kegiatan yang dilakukan kepada pemilik utilitas, Pemkot Bogor dan atau warga sekitar.

Kemudian, bagian yang sudah diboling tersebut sudah kita sewa sesuai aturan per dua tahun kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional VI Jakarta, dengan nilai Rp13 juta lebih per tahunnya,” papar Dian.

Dian menegaskan, untuk informasi atau mengirim surat resmi kepada Pemkot Bogor pada bagian ini dikirimkan ke Disperumkim Kota Bogor pada tanggal 3 April 2018, maka baru lah proses boling dilakukan setelah mengirim surat tersebut.

“Jadi sebenarnya, sudah tidak ada masalah lagi karena semua sudah ditempuh sesuai aturan yang ada. Dan perlu diketahui, jika proses boling sendiri dilakukan oleh pihak Disperumkim Kota Bogor sesuai rekomendasi dari BPJN VI,” jelasnya,

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

4 February 2026 - 19:58 WIB

Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor

4 February 2026 - 19:38 WIB

Buper Pramuka Kota Bogor Segera Difungsikan

1 February 2026 - 15:53 WIB

Pesan Ketua Kwarcab Kota Bogor di Rakerran Bogor Barat, Tentukan Arah Menuju Pramuka Maju dan Bermaslahat

31 January 2026 - 17:32 WIB

Trending on Kabar Bogor