Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

Gus Muwafiq Hadiri Apel Kebangsaan di Pagentongan

badge-check


					Gus Muwafiq Hadiri Apel Kebangsaan di Pagentongan Perbesar

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, membuat terobosan dengan menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan disela-sela peringatan Maulid Agung Nabi Muhammad SAW dan apel kebangsaan bersama santri juga keluarga Besar Nahdlotul Ulama (NU) Kota Bogor, di Lapangan Pondok Pesantren Al-Falak, Pagentongan, Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu malam, (1/12).
Kegiatan yang diinisiasi anggota Fraksi PKB Eem Marhamah Zulfa Hiz ini, satu paket dengan Pagelaran Seni Budaya Daerah, serta diramaikan dengan lagu Hubul Wathonya NU.
Salah satu daya tarik acara ini adalah tampilnya Ahmad Muwafiq alias Gus Muwafiq, dai asal Jogjakarta yang sedang naik daun. Isi ceramahnya jelas, disampaikan sedikit kocak yang menjadi ciri khasnya.  Dalam tausiyahnya ia menceritakan peran ulama, pendiri NU khususnya dan para santri ketika mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari para penjajah.
Tampilnya Gus Muwafiq pada acara sosialisasi empat pilar yang selenggarakan MPR dan bekerja sama dengan PCNU Kota Bogor itu, cukup menarik perhatian para peserta apel kebangsaan.
Kabiro MPR, Siti Fauziah, mengapresiasi peserta yang telah hadir, karena apel kebangsaan ini diselenggarakan bertepatan dengan acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya sosialisasi empat pilar sekaligus apel kebangsaan ini adalah sesuatu yang sangat penting dipahami dalam menjaga persatuan dan merawat kebangsaan.
“Maulid adalah budaya islami kita, dengan berkah maulid kita bisa lihat kekompakan dan persatuan seluruh warga kita dalam kebersamaan menjaga kebangsaan,” ujarnya.
Sementara  Eem Marhamah Zulfa Hiz alias Neng Eem, mengatakan, acara yang diinisiasinya untuk melanjutkan apa yang diwariskan pendiri bangsa, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “Ini harus kita jaga bersama dan dirawat. Sebab, negara kita ini kuat akan budayanya dan dalam budaya tidak ada sekat pembatas atau ukuran taraf sosial,” ucapnya.
Selain perayaan maulid nabi itu adalah budaya Indonesia. Maulid pun bisa dijadikan ajang menjaga silaturahmi, persatuan, kesatuan, merawat tradisi dan tentunya dijadikan ajang untuk memperekat kebangsaan antar sesama anak bangsa. “Keberkahan yang ada kita ambil semua, terutama dalam menjaga persatuan dan kebersamaan kita selama di tahun politik ini,” pungkasnya.
Reporter Fauzi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor