Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Kabar Lifestyle

Gerhana Bulan Total 3 Maret Bisa Disaksikan Live di YouTube Bosscha

badge-check


					Fenomena Gerhana Bulan Total Blood Moon (Foto: AP Photo/Ringo H.W. Chiu) Perbesar

Fenomena Gerhana Bulan Total Blood Moon (Foto: AP Photo/Ringo H.W. Chiu)

Langit malam pekan ini kedatangan tamu spesial. Gerhana bulan total akan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026. Bagi yang tidak bisa menyaksikan secara langsung, tenang, ada siaran live streaming.
Melalui unggahan di akun Instagram @bosschaobservatory, Observatorium Bosscha mengumumkan akan menyiarkan langsung pengamatan gerhana Bulan total mulai pukul 18.45 hingga 20.30 WIB. Siaran ini memungkinkan masyarakat di berbagai daerah tetap menikmati fenomena langit langka meski terhalang cuaca atau polusi cahaya.

Cukup membuka kanal YouTube resmi Observatorium Bosscha sesuai jadwal. Dari layar gadget, publik bisa menikmati salah satu peristiwa astronomi paling menarik tahun ini.

erhana bulan total terjadi saat Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, membuat seluruh permukaan Bulan tertutup bayangan Bumi. Pada fase puncaknya, Bulan akan tampak kemerahan, efek dari pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi.

Fenomena astronomi kali ini istimewa karena fase totalitasnya berlangsung hampir satu jam, lebih lama dibandingkan banyak gerhana Bulan lainnya. Secara keseluruhan, fase gerhana Bulan mulai dari tahap awal hingga akhir akan berlangsung sekitar 5 jam 41 menit, dengan fase totalitas (total) berlangsung hampir 60 menit.

Berbeda dengan gerhana Matahari, fenomena ini aman dilihat dengan mata telanjang. Namun, lewat live streaming Bosscha, publik tak hanya melihat visualnya, tetapi juga mendapatkan penjelasan ilmiah langsung dari astronom yang memandu pengamatan.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia

5 August 2026 - 21:30 WIB

Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji

5 August 2026 - 21:27 WIB

Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah

5 August 2026 - 21:22 WIB

Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia

5 August 2026 - 20:51 WIB

3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir

5 August 2026 - 20:46 WIB

Trending on Kabar Lifestyle